Ganjar ajak relawan di Bima sosialisasikan program kesehatan
Minggu, 3 Desember 2023 11:26 WIB
Foto bersama Ganjar Pranowo saat bertemu sukarelawan di Nusa Tenggara Barat, Minggu (3/11/2023). ANTARA/HO-Humas Tim Media Ganjar
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Calon Presiden RI Ganjar Pranowo mengajak sukarelawan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, untuk menyosialisasikan program prioritas kesehatan dan pendidikan dalam rangka menuntaskan kemiskinan.
"Sumber daya manusia yang unggul mesti dimulai dari bidang kesehatan. Pemerintah harus generasi yang lahir dalam kondisi sehat," kata Ganjar saat menemui sukarelawan dan Tim Pemenangan Daerah (TPD) dalam kampanye di Nusa Tenggara Barat, Minggu.
Dalam kesempatan itu, Ganjar menyebutkan sejumlah program prioritasnya bersama Calon Wakil Presiden Mahfud Md. mulai dari pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.
Ganjar menilai pentingnya pendidikan sebagai jembatan untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Akses pendidikan yang mampu menjembatani peserta didik mendapatkan pekerjaan.
"Harus tepat sasaran. Kalau di keluarga itu ada anak usia sekolah tetapi putus sekolah, hukumnya wajib untuk sekolah," katanya.
Terlebih pasangan Ganjar-Mahfud sudah memprogramkan satu keluarga miskin minimal terdapat satu sarjana. Ada pula satu desa minimal satu fasilitas kesehatan dan satu tenaga kesehatan.
Ia pun mengajak sukarelawan dan TPD Bima untuk menyosialisasikan program-program tersebut kepada masyarakat agar makin banyak yang mengetahui misi menuju Indonesia unggul.
"Petanya sudah ada. Kecamatan mana? Titik mana? Ada persoalan apa? Sehingga kami bisa merespons dengan baik," katanya.
Selain melakukan kampanye di Kota Bima, Ganjar juga melanjutkan kampanye di Pulau Lombok dengan bertemu sukarelawan dan pengurus pendukung partai politik lainnya.
"Sumber daya manusia yang unggul mesti dimulai dari bidang kesehatan. Pemerintah harus generasi yang lahir dalam kondisi sehat," kata Ganjar saat menemui sukarelawan dan Tim Pemenangan Daerah (TPD) dalam kampanye di Nusa Tenggara Barat, Minggu.
Dalam kesempatan itu, Ganjar menyebutkan sejumlah program prioritasnya bersama Calon Wakil Presiden Mahfud Md. mulai dari pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.
Ganjar menilai pentingnya pendidikan sebagai jembatan untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Akses pendidikan yang mampu menjembatani peserta didik mendapatkan pekerjaan.
"Harus tepat sasaran. Kalau di keluarga itu ada anak usia sekolah tetapi putus sekolah, hukumnya wajib untuk sekolah," katanya.
Terlebih pasangan Ganjar-Mahfud sudah memprogramkan satu keluarga miskin minimal terdapat satu sarjana. Ada pula satu desa minimal satu fasilitas kesehatan dan satu tenaga kesehatan.
Ia pun mengajak sukarelawan dan TPD Bima untuk menyosialisasikan program-program tersebut kepada masyarakat agar makin banyak yang mengetahui misi menuju Indonesia unggul.
"Petanya sudah ada. Kecamatan mana? Titik mana? Ada persoalan apa? Sehingga kami bisa merespons dengan baik," katanya.
Selain melakukan kampanye di Kota Bima, Ganjar juga melanjutkan kampanye di Pulau Lombok dengan bertemu sukarelawan dan pengurus pendukung partai politik lainnya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu gelar forum literasi keterbukaan informasi publik pengawasan pemilu dan pemilihan
10 October 2025 9:17 WIB
Kalah empat kali dalam pemilu, Prabowo: Ini bukti demokrasi berjalan dengan baik
15 August 2025 14:44 WIB
Ingin jadi capres di Pemilu 2029 ? Analis: Lakukan investasi elektoral
03 January 2025 13:06 WIB, 2025
Terpopuler - Pemilu
Lihat Juga
Terkait kebocoran DPT Pemilu 2024, Ketua KPU disidang kode etik di DKPP
28 February 2024 13:13 WIB, 2024
Petugas panwas distrik hilang di Papua Tengah, Bawaslu: Kami berharap ditemukan
27 February 2024 17:09 WIB, 2024
Kata pengamat, hak angket hanya membuktikan DPR bekerja untuk rakyat
27 February 2024 14:40 WIB, 2024
Gibran belum ingin ungkap kementerian baru bidangi makan siang gratis
26 February 2024 12:02 WIB, 2024