Dompet Dhuafa gelorakan berwakaf
Senin, 13 November 2023 8:47 WIB
Dompet Dhuafa menghadirkan greenhouse di kawasan lahan wakaf Pesantren Tahfiz Green Lido (PTGL), Sukabumi, Jawa Barat. Langkah tersebut sebagai wujud pengelolaan wakaf produktif yang mengalir melalui Dompet Dhuafa. ANTARA/HO-Dompet Dhuafa
Sukabumi (ANTARA) - Dompet Dhuafa menghadirkan greenhouse di kawasan lahan wakaf Pesantren Tahfiz Green Lido (PTGL), Sukabumi, Jawa Barat untuk memfasilitasi berkah kebaikan para donatur.
Langkah tersebut sebagai wujud pengelolaan wakaf produktif yang mengalir melalui Dompet Dhuafa. Dengan core utama adalah pesantren tahfiz, greenhouse melengkapi PTGL sebagai upaya pendukung operasional yang harapannya juga terus bertumbuh.
Pada Minggu (12/11), Dompet Dhuafa mengajak para donatur dan mitra kolaborasi kebaikan untuk melakukan Panen Raya Melon Hidroponik perdana bertajuk Fruit O'Clock di Greenhouse PTGL yang hadir dari surplus wakaf produktif. Lebih dari 80 donatur dan mitra korporasi hadir dalam momen panen tersebut, di Pesantren Tahfiz Green Lido, Sukabumi.
General Manager Wakaf Dompet Dhuafa Bobby Manullang mengucapkan terima kasih atas kehadiran para donatur dan mitra kolaborasi kebaikan.
"Hari ini kita berada di kawasan wakaf produktif seluas 2,2 ha persembahan dari wakif yang memberikan amanah kepada Dompet Dhuafa untuk megelola lahan wakaf tersebut," ujarnya pula.
Melon yang dipanen dari Greenhouse PTGL adalah jenis talent dari tipe Muskmelon yang berasal dari negara Jepang. Salah satu jenis melon yang memiliki nilai jual tinggi dengan karakter bentuk bulat, kulit luar ber-netting dan daging warna kuning serta tingkat kemanisan di atas 14 brix.
Menurut Bobby, pembangunan PTGL dibangun secara bertahap agar memiliki fundamental yang kuat. Visi Dompet Dhuafa tidak hanya membangun pendidikan yang berkualitas tapi juga dilengkapi dengan jiwa enterpreneurship.
Pesantren Tahfiz Green Lido (PTGL) Dompet Dhuafa memiliki visi menjadi model pesantren unggul, mandiri, dan modern berbasis wakaf produktif. Salah satu unit usaha produktif pesantren yang diinisiasi adalah green house melon. Green house dirancang menjadi unit revenue stream berbasis wakaf bagi PTGL sekaligus pembelajaran entrepreneurship santri serta pemberdayaan petani lokal.
"Kita semua berupaya untuk menjadi manfaat dalam kehidupan. Sebab sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat," ujarnya lagi.
Tujuan wisata petik melon bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan para donatur dan mitra kolaborasi kebaikan. Selain itu acara ini juga bentuk transparansi laporan atas pengelolaan wakaf oleh Dompet Dhuafa.
Ali Bastoni, General Manager pengembangan Wakaf Dompet Dhuafa menjelaskan inti dari implementasi program pendidikan berbasis wakaf.
"Ke depannya, secara core aktivitas di atas lahan wakaf ini adalah pesantren. Alhamdulillah hari ini sudah mulai beroperasi. Sebelumnya santri tinggal di Smart Ekselensia, Parung. Tapi hari ini berkat kebaikan wakaf bapak ibu dan dukungan berbagai pihak baik korporasi maupun komunitas para santri bisa tinggal walau masih terbatas," ujarnya.
Tujuan dibangun greenhouse berbasis wakaf tersebut agar bisa membantu operasional kegiatan pesantren. Rencana greenhouse akan dibangun lima sampai delapan greenhouse agar mampu mengoptimalkan lahan wakaf produktif.
Panen raya tersebut dikemas menjadi rangkaian kegiatan eduwisata untuk para donatur. para donatur tidak hanya diajak untuk petik melon bersama, melainkan juga terdapat talkshow dan workshop mengenai budi daya melon.
"Alhamdulillah panen perdana greenhouse PTGL menjadi suatu kebanggaan dan kehormatan bagi saya bisa berbagi keilmuan terkait budi daya melon mulai dari tahap persiapan dan pelaksanaan budidaya tersebut sehingga dapat menghasilkan buah yang berkualitas dan bermanfaat untuk masyarakat," kata Udi Rafiudin selaku penggiat petani milenial.
Tentang Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih dari tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. (Berita Kerja Sama)
Baca juga: Dompet Dhuafa gulirkan ratusan paket pangan bagi penyintas Gaza
Baca juga: Jamaah Pengajian Miftahul Jannah PTPN 3 Medan bantu rakyat Palestina melalui Dompet Dhuafa Waspada
Langkah tersebut sebagai wujud pengelolaan wakaf produktif yang mengalir melalui Dompet Dhuafa. Dengan core utama adalah pesantren tahfiz, greenhouse melengkapi PTGL sebagai upaya pendukung operasional yang harapannya juga terus bertumbuh.
Pada Minggu (12/11), Dompet Dhuafa mengajak para donatur dan mitra kolaborasi kebaikan untuk melakukan Panen Raya Melon Hidroponik perdana bertajuk Fruit O'Clock di Greenhouse PTGL yang hadir dari surplus wakaf produktif. Lebih dari 80 donatur dan mitra korporasi hadir dalam momen panen tersebut, di Pesantren Tahfiz Green Lido, Sukabumi.
General Manager Wakaf Dompet Dhuafa Bobby Manullang mengucapkan terima kasih atas kehadiran para donatur dan mitra kolaborasi kebaikan.
"Hari ini kita berada di kawasan wakaf produktif seluas 2,2 ha persembahan dari wakif yang memberikan amanah kepada Dompet Dhuafa untuk megelola lahan wakaf tersebut," ujarnya pula.
Melon yang dipanen dari Greenhouse PTGL adalah jenis talent dari tipe Muskmelon yang berasal dari negara Jepang. Salah satu jenis melon yang memiliki nilai jual tinggi dengan karakter bentuk bulat, kulit luar ber-netting dan daging warna kuning serta tingkat kemanisan di atas 14 brix.
Menurut Bobby, pembangunan PTGL dibangun secara bertahap agar memiliki fundamental yang kuat. Visi Dompet Dhuafa tidak hanya membangun pendidikan yang berkualitas tapi juga dilengkapi dengan jiwa enterpreneurship.
Pesantren Tahfiz Green Lido (PTGL) Dompet Dhuafa memiliki visi menjadi model pesantren unggul, mandiri, dan modern berbasis wakaf produktif. Salah satu unit usaha produktif pesantren yang diinisiasi adalah green house melon. Green house dirancang menjadi unit revenue stream berbasis wakaf bagi PTGL sekaligus pembelajaran entrepreneurship santri serta pemberdayaan petani lokal.
"Kita semua berupaya untuk menjadi manfaat dalam kehidupan. Sebab sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat," ujarnya lagi.
Tujuan wisata petik melon bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan para donatur dan mitra kolaborasi kebaikan. Selain itu acara ini juga bentuk transparansi laporan atas pengelolaan wakaf oleh Dompet Dhuafa.
Ali Bastoni, General Manager pengembangan Wakaf Dompet Dhuafa menjelaskan inti dari implementasi program pendidikan berbasis wakaf.
"Ke depannya, secara core aktivitas di atas lahan wakaf ini adalah pesantren. Alhamdulillah hari ini sudah mulai beroperasi. Sebelumnya santri tinggal di Smart Ekselensia, Parung. Tapi hari ini berkat kebaikan wakaf bapak ibu dan dukungan berbagai pihak baik korporasi maupun komunitas para santri bisa tinggal walau masih terbatas," ujarnya.
Tujuan dibangun greenhouse berbasis wakaf tersebut agar bisa membantu operasional kegiatan pesantren. Rencana greenhouse akan dibangun lima sampai delapan greenhouse agar mampu mengoptimalkan lahan wakaf produktif.
Panen raya tersebut dikemas menjadi rangkaian kegiatan eduwisata untuk para donatur. para donatur tidak hanya diajak untuk petik melon bersama, melainkan juga terdapat talkshow dan workshop mengenai budi daya melon.
"Alhamdulillah panen perdana greenhouse PTGL menjadi suatu kebanggaan dan kehormatan bagi saya bisa berbagi keilmuan terkait budi daya melon mulai dari tahap persiapan dan pelaksanaan budidaya tersebut sehingga dapat menghasilkan buah yang berkualitas dan bermanfaat untuk masyarakat," kata Udi Rafiudin selaku penggiat petani milenial.
Tentang Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih dari tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. (Berita Kerja Sama)
Baca juga: Dompet Dhuafa gulirkan ratusan paket pangan bagi penyintas Gaza
Baca juga: Jamaah Pengajian Miftahul Jannah PTPN 3 Medan bantu rakyat Palestina melalui Dompet Dhuafa Waspada
Pewarta : Muklasin
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dompet Dhuafa, Indosat dan Tokopedia hadirkan sumur bor bagi penyintas banjir di Aceh
14 February 2026 9:55 WIB
Dompet Dhuafa renovasi sejumlah sekolah pada masa pemulihan pasca-bencana Sumatera
13 January 2026 7:51 WIB
Persib dan APPI salurkan donasi ke korban bencana Sumatera melalui Dompet Dhuafa
11 January 2026 17:41 WIB
Dompet Dhuafa hadirkan layanan servis motor gratis bagi penyintas banjir di Tapanuli Tengah
05 January 2026 22:18 WIB
Dompet Dhuafa Yogyakarta kirim bantuan bagi penyintas bencana Sumatera dan Aceh
05 January 2026 22:07 WIB
Dompet Dhuafa-Jamaah Masjid Al-Anshor Pekanbaru kirim paket rendang untuk penyintas bencana Sumatera
29 December 2025 7:30 WIB
Terpopuler - Artikel
Lihat Juga
Smart farming jadi solusi petani sejahtera di Desa Trimomukti Lampung Selatan
02 December 2025 16:56 WIB
HKA dari produsen material ke penggerak layanan operasi jalan tol nasional
27 November 2025 16:20 WIB
Swasembada pangan hadapi tantangan, banyak petani enggan tanam kedelai di lahan pertanian
17 November 2025 10:39 WIB
Relawan di Lampung bantu pasien kanker dan donor darah, bergerak tanpa dana tetap
10 November 2025 9:47 WIB