Pesisir Barat (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung mencatat sebanyak 2.633 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) terjadi selama periode Januari-September 2023.

"Untuk ISPA periode Januari hingga saat ini tercatat 2.633 kasus, dimana ISPA pada balita ada 676 kasus, kemudian ISPA satu sampai dengan lima tahun 1.957 kasus," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Pesisir Barat Lisma Yunita, di Krui, Kamis. 

Menurut dia, imunitas para anak masih dalam perkembangan, sehingga di saat daya tahan tubuhnya menurun maka dengan mudah anak terserang virus maupun bakteri penyebab ISPA.

"Anak-anak lebih rentan terserang penyakit dan gangguan kesehatan saat daya tahan tubuhnya menurun," katanya pula.

Ia menyarankan para orangtua untuk memastikan anak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik agar daya tahan tubuhnya tetap kuat.

Oleh karena itu, ia mengimbau warga untuk mewaspadai serangan ISPA pada musim kemarau saat ini karena sangat rentang terpapar ISPA.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada," ujarnya lagi.

Pencegahan yang paling efektif adalah menjaga imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan vitamin, rajin berolahraga, menggunakan masker serta sebisa mungkin menjauhi kerumunan dan menghindari asap rokok.

"Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan cara cuci tangan secara teratur setelah melakukan aktivitas di tempat umum, menghindari kebiasaan merokok, meminimalisir sentuhan tangan pada wajah, terutama bagian hidung, banyak mengkonsumsi buah dan sayur," katanya pula.
Baca juga: Dinkes Lampung Selatan imbau warga waspadai ISPA saat kemarau
Baca juga: Dinkes Lampung Selatan catat 4.593 kasus ISPA pada musim kemarau


Pewarta : Riadi Gunawan
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024