Bandarlampung (ANTARA) - Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Desti Mega Putri menjelaskan realisasi imunisasi human papilloma virus (HPV) bagi anak perempuan, untuk mencegah kanker leher rahim atau serviks sejak dini di daerah itu baru mencapai 52,5 persen .

"Imunisasi HPV yang dilaksanakan bersamaan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) telah mencapai 4.442 atau 52,5 persen," katanya  di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan, dinkes akan terus berupaya untuk mencapai target yang telah ditentukan sekitar 8.000 lebih orang mendapat imunisasi itu, dengan melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan guru sekolah.

"Kami juga telah melaksanakan sweeping pada minggu pertama September 2023  bagi yg belum mendapatkan imunisasi HPV," kata dia.

Dia  mengungkapkan, sejauh ini respons dari keluarga mayoritas cukup baik dalam pelaksanaan imunisasi HPV pada anak sekolah anak kelas V SD/madrasah/sederajat, juga anak perempuan usia 11 tahun.

"Memang respons-nya berbeda beda karena HPV merupakan vaksin baru dan saat ini sedang proses introduksi. Tetapi sampai saat ini respon cukup baik hal itu terlihat dari cakupan yang sudah di angka 50 persen lebih," kata dia.

Dia mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi HPV dinkes mengerahkan setiap puskesmas yang ada, dengan datang ke sekolah-sekolah di kota ini.

"Berdasarkan ketentuan setiap anak harus disuntikkan HPV sebanyak dua kali dengan rentang waktu satu tahun satu kali suntikan. Jadi kalau sekarang yang kami suntikkan HPV itu anak SD kelas V nanti di kelas VI harusnya mereka beri HPV lagi," kata dia.

 

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2024