PVMBG: Gunung Anak Krakatau erupsi selama dua menit
Senin, 14 November 2022 18:54 WIB
Ilustrasi - Gunung Anak Krakatu erupsi melontarkan kolom abu setinggi lebih kurang 150 meter dari puncak gunung api tersebut. (ANTARA/HO-PVMBG)
Jakarta (ANTARA) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan adanya aktivitas erupsi yang terjadi di Gunung Anak Krakatau yang berlokasi di Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Petugas Pos Pantau Gunung Anak Kratakatu Andi Suardi mengatakan erupsi terjadi pukul 09.33 WIB dengan tinggi kolom abu lebih kurang 300 meter di atas puncak gunung api tersebut.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 15 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 2 menit 5 detik," kata Andi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Gunung Anak Krakatau melontarkan abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur.
Berdasarkan laporan PVMBG sejak pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB, Gunung Anak Krakatau mengalami satu kali erupsi, dua kali gempa hembusan, satu kali gempa frekuensi rendah, tiga kali gempa beruntun, dua kali gempa vulkanik dangkal, satu kali gempa vulkanik dalam, dan dua kali gempa tremor menerus.
Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada status level III atau siaga terhitung sejak 24 April 2022.
PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengujung, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekati gunung api tersebut atau beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.
Catatan sejarah kegiatan vulkanik Gunung Anak Krakatau sejak lahirnya 11 Juni 1930 hingga 2000, telah erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif.
Dari sejumlah letusan tersebut, umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara satu sampai delapan tahun dan umumnya terjadi empat tahun sekali berupa letusan abu dan leleran lava.
Petugas Pos Pantau Gunung Anak Kratakatu Andi Suardi mengatakan erupsi terjadi pukul 09.33 WIB dengan tinggi kolom abu lebih kurang 300 meter di atas puncak gunung api tersebut.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 15 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 2 menit 5 detik," kata Andi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Gunung Anak Krakatau melontarkan abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur.
Berdasarkan laporan PVMBG sejak pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB, Gunung Anak Krakatau mengalami satu kali erupsi, dua kali gempa hembusan, satu kali gempa frekuensi rendah, tiga kali gempa beruntun, dua kali gempa vulkanik dangkal, satu kali gempa vulkanik dalam, dan dua kali gempa tremor menerus.
Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada status level III atau siaga terhitung sejak 24 April 2022.
PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengujung, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekati gunung api tersebut atau beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.
Catatan sejarah kegiatan vulkanik Gunung Anak Krakatau sejak lahirnya 11 Juni 1930 hingga 2000, telah erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif.
Dari sejumlah letusan tersebut, umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara satu sampai delapan tahun dan umumnya terjadi empat tahun sekali berupa letusan abu dan leleran lava.
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Markets4You bersama Dompet Dhuafa hadirkan hunian Bale bagi penyintas erupsi Gunung Lewotobi
19 December 2025 9:33 WIB
Tim DMC Dompet Dhuafa gulirkan bantuan bagi penyintas bencana Gunung Semeru
25 November 2025 6:54 WIB
BNPB catat tiga luka berat dan 204 hektare lahan rusak akibat erupsi Semeru
24 November 2025 7:20 WIB
Kalapas Gunung Sugih perkuat akuntabilitas lewat penandatanganan perjanjian kinerja
19 November 2025 19:31 WIB
Terpopuler - Peristiwa
Lihat Juga
636 jemaah Tarikat Naqsabandiyah ikuti kegiatan Suluk Ramadhan di Bengkulu
26 March 2023 16:55 WIB, 2023
Penyelundupan puluhan gagak hitam untuk ritual mistik digagalkan polisi
24 March 2023 21:17 WIB, 2023