Logo Header Antaranews Lampung

Polisi amankan tujuh remaja hendak perang sarung di Lampung Selatan

Minggu, 26 Maret 2023 13:54 WIB
Image Print
Sejumlah anggota kepolisian saat melakukan razia (ANTARA/HO)
Dari hasil patroli tersebut kami mengamankan tujuh remaja yang diduga akan melakukan perang sarung.

Lampung Selatan (ANTARA) - Polsek Penengahan, Polres Lampung Selatan melakukan patroli malam dalam rangka mengantisipasi penyakit masyarakat tentang maraknya remaja yang melakukan perang sarung dan tawuran di wilayah tersebut, telah mengamankan tujuh remaja.

"Dari hasil patroli tersebut kami mengamankan tujuh remaja yang diduga akan melakukan perang sarung," kata Kapolsek Penengahan Iptu Gobel saat dihubungi, di Kalianda, Minggu.

Dia mengatakan, tujuh remaja tersebut dilakukan pendataan dan pemanggilan terhadap orang tua mereka, agar tidak mengulangi kenakalannya.

Ia menjelaskan, maraknya kenakalan remaja dengan melakukan kegiatan perang sarung yang dilakukan oleh sekelompok remaja menjadi perhatian khusus dari pihak kepolisian setempat.

"Akhir-akhir ini, sering terjadi beberapa kenakalan remaja, mulai dari perang sarung maupun bermain petasan hingga menimbulkan keresahan masyarakat di bulan Ramadhan," kata dia.

Dia mengatakan, dari pengakuan para remaja itu mereka saling menantang dengan remaja desa lain untuk melakukan perang sarung.

"Perang sarung ini kalau dibiarkan akan menjadi sebuah kebiasaan yang sangat tidak baik. Untuk itu kami gencar patroli kenakalan remaja selama bulan Ramadhan," ujar dia.

Kapolsek mengimbau untuk masyarakat selalu waspada dan mengawasi pergaulan anak-anak mereka. Khususnya yang sudah beranjak remaja, supaya mengisi kegiatan bulan suci Ramadhan dengan keagamaan yang bermanfaat.

"Hendaknya bulan Ramadhan ini dilakukan atau digunakan sebagai media untuk memperbanyak ibadah dan melakukan hal-hal yang baik bukan malah melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah seperti perang sarung dan petasan," kata dia pula.



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026