Sumsel garap wisata kesehatan
Jumat, 24 Juni 2022 14:25 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru menyapa peserta donor darah peringatan HUT ke-4 RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Palembang, Kamis (23/6/22). (ANTARA/HO-Pemprov Sumsel)
Palembang (ANTARA) - Provinsi Sumatera Selatan menggarap wisata kesehatan dengan meningkatkan pelayanan RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Palembang.
Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Kamis, mengatakan dukungan diberikan pemerintah provinsi dengan terus menambah sarana dan prasarananya.
“Alat-alat medisnya semakin lengkap dan modern, sehingga dapat menjadi bidikan dari daerah lain untuk wisata kesehatan (health tourism), asalkan sarana dan prasarana, tenaga medis dan manajemen terus ditingkatkan,” kata dia pada saat perayaan HUT ke-4 RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Palembang.
Baca juga: Dokter: Pola sehat perbaiki hidup pasien stroke
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengembangkan wisata medis dengan menambah layanan bedah jantung dan cuci darah (hemodialisis) di rumah sakit tersebut.
Dengan adanya layanan ini maka terdapat tiga unit rumah sakit milik pemerintah di Sumsel yang mampu memberikan layanan jantung terpadu yakni bedah toraks kardiovaskuler.
Sumsel pun menjadi provinsi pertama di luar DKI Jakarta yang memiliki fasilitas tersebut hingga di tiga rumah sakit pemerintah sekaligus.
“Ini wujud keseriusan kami untuk menggarap wisata medis,” kata Herman Deru.
Untuk pengembangan bisnisnya, layanan ini bukan hanya dapat diakses masyarakat umum tapi juga peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
RSUD Provinsi Sumsel ini juga telah memiliki berbagai konsultan seperti konsultan bedah digestif, bedah mulut, kardiovaskuler, pulnomologi, ginjal hipertensi serta lainnya. Ditambah lagi dengan pelayanan unggulan seperti kardiovaskuler, arthopedi dan traumatologi dan MCU.
Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Kamis, mengatakan dukungan diberikan pemerintah provinsi dengan terus menambah sarana dan prasarananya.
“Alat-alat medisnya semakin lengkap dan modern, sehingga dapat menjadi bidikan dari daerah lain untuk wisata kesehatan (health tourism), asalkan sarana dan prasarana, tenaga medis dan manajemen terus ditingkatkan,” kata dia pada saat perayaan HUT ke-4 RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Palembang.
Baca juga: Dokter: Pola sehat perbaiki hidup pasien stroke
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengembangkan wisata medis dengan menambah layanan bedah jantung dan cuci darah (hemodialisis) di rumah sakit tersebut.
Dengan adanya layanan ini maka terdapat tiga unit rumah sakit milik pemerintah di Sumsel yang mampu memberikan layanan jantung terpadu yakni bedah toraks kardiovaskuler.
Sumsel pun menjadi provinsi pertama di luar DKI Jakarta yang memiliki fasilitas tersebut hingga di tiga rumah sakit pemerintah sekaligus.
“Ini wujud keseriusan kami untuk menggarap wisata medis,” kata Herman Deru.
Untuk pengembangan bisnisnya, layanan ini bukan hanya dapat diakses masyarakat umum tapi juga peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
RSUD Provinsi Sumsel ini juga telah memiliki berbagai konsultan seperti konsultan bedah digestif, bedah mulut, kardiovaskuler, pulnomologi, ginjal hipertensi serta lainnya. Ditambah lagi dengan pelayanan unggulan seperti kardiovaskuler, arthopedi dan traumatologi dan MCU.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres Gibran dukung pengembangan faskes di RSUD dr A Dadi Tjokrodipo Bandarlampung
08 May 2026 18:11 WIB
Kanwil Kemenkum Lampung harmonisasikan Raperbup Tata Kelola BLUD RSUD Bob Bazar
24 April 2026 12:43 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
BKKBN Provinsi Lampung jaring remaja berprestasi menjadi Duta GenRe 2025
17 July 2025 17:31 WIB, 2025