Kurang sumber air, pemadaman karhutla di Nagan Raya Aceh terhambat
Rabu, 1 Juni 2022 7:18 WIB
Petugas BPBD melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran lahan di kawasan Desa Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Selasa (31/5/2022). (ANTARA/HO-Dok BPBD Nagan Raya)
Nagan Raya (ANTARA) - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Said Nazaruddin mengatakan upaya pemadaman kebakaran lahan gambut di kawasan Desa Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur, terkendala keterbatasan sumber air.
“Sumber air menjadi kendala utama sulitnya memadamkan kebakaran lahan di Nagan Raya,” katanya di Nagan Raya, Selasa
Ia mengatakan luas lahan gambut yang saat ini sudah terbakar di Kabupaten Nagan Raya mencapai seluas 23 hektare. Sebelumnya pada pekan lalu, luas lahan yang terbakar hanya tujuh hektare.
Said Nazaruddin mengatakan saat ini lahan terbakar yang sudah berhasil dipadamkan sekitar 20 hektare, dan sisanya seluas tiga hektare masih terus dilakukan upaya penyiraman oleh petugas.
Dia menjelaskan proses pemadaman api di lokasi kebakaran lahan gambut tersebut melibatkan personel BPBD Nagan Raya, TNI, Polri, Polhut, karyawan perusahaan perkebunan, dan masyarakat.
Karena sulit memperoleh sumber air, kata dia, maka pihaknya terpaksa mengarahkan mesin pompa air bersama TNI/Polri dibantu masyarakat untuk memadamkan api di lokasi kebakaran dengan harapan lahan gambut yang terbakar bisa secepatnya dipadamkan.
“Sumber air menjadi kendala utama sulitnya memadamkan kebakaran lahan di Nagan Raya,” katanya di Nagan Raya, Selasa
Ia mengatakan luas lahan gambut yang saat ini sudah terbakar di Kabupaten Nagan Raya mencapai seluas 23 hektare. Sebelumnya pada pekan lalu, luas lahan yang terbakar hanya tujuh hektare.
Said Nazaruddin mengatakan saat ini lahan terbakar yang sudah berhasil dipadamkan sekitar 20 hektare, dan sisanya seluas tiga hektare masih terus dilakukan upaya penyiraman oleh petugas.
Dia menjelaskan proses pemadaman api di lokasi kebakaran lahan gambut tersebut melibatkan personel BPBD Nagan Raya, TNI, Polri, Polhut, karyawan perusahaan perkebunan, dan masyarakat.
Karena sulit memperoleh sumber air, kata dia, maka pihaknya terpaksa mengarahkan mesin pompa air bersama TNI/Polri dibantu masyarakat untuk memadamkan api di lokasi kebakaran dengan harapan lahan gambut yang terbakar bisa secepatnya dipadamkan.
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dompet Dhuafa, Indosat dan Tokopedia hadirkan sumur bor bagi penyintas banjir di Aceh
14 February 2026 9:55 WIB
ANTARA perkuat publikasi untuk percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:24 WIB
Telkomsel salurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara
07 January 2026 9:41 WIB
Dompet Dhuafa Yogyakarta kirim bantuan bagi penyintas bencana Sumatera dan Aceh
05 January 2026 22:07 WIB
Terpopuler - Peristiwa
Lihat Juga
636 jemaah Tarikat Naqsabandiyah ikuti kegiatan Suluk Ramadhan di Bengkulu
26 March 2023 16:55 WIB, 2023
Penyelundupan puluhan gagak hitam untuk ritual mistik digagalkan polisi
24 March 2023 21:17 WIB, 2023