Satgas Madago Raya tembak mati satu DPO MIT Poso
Rabu, 27 April 2022 22:25 WIB
Satgas Madago Raya melakukan evakuasi satu terduga teroris Poso kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) tewas tertembak di Dusun Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Rabu 27/04. ANTARA/ (Humas Satgas Madago Raya)
Parigi Moutong (ANTARA) - Satu terduga Teroris Poso Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) tewas ditembak Satgas Madago Raya, di Dusun Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Rabu.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya melakukan tindakan tegas terukur kepada salah satu terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Betul Satgas Madago Raya mengamankan salah satu DPO MIT. Dalam peristiwa itu, Satgas Madago Raya melakukan tindakan tegas terukur terhadap DPO Askar alias Jaid alias Pak Guru." kata Dedi kepada awak media dalam konferensi pers resmi di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Prajurit TNI tangkap anggota KKB saat akan menyerang Pos TNI di Quari Atas
Dedi menjelaskan sebelum melakukan tindakan tegas terukur terhadap DPO tersebut, personel Satgas Madago Raya telah meminta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri.
Namun, kata Dedi, DPO MIT itu tidak menghiraukan imbauan Satgas Madago Raya melainkan melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas.
"DPO teroris tersebut melakukan tindakan melemparkan 'body vest' berwarna loreng ke anggota pos sekat yang diduga BOM. Akhirnya, anggota melakukan tindakan tegas kepolisian terhadap DPO teroris sehingga DPO itu meninggal dunia," ujar Dedi.
Diketahui, Satgas Madago Raya terus melakukan pengejaran terhadap dua sisa anggota Kelompok Mujahidin Indonesia Timur tersebut.
Keduanya adalah, Nae alias Galuh alias Mukhlas, dan Suhardin alias Hasan Pranata.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya melakukan tindakan tegas terukur kepada salah satu terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Betul Satgas Madago Raya mengamankan salah satu DPO MIT. Dalam peristiwa itu, Satgas Madago Raya melakukan tindakan tegas terukur terhadap DPO Askar alias Jaid alias Pak Guru." kata Dedi kepada awak media dalam konferensi pers resmi di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Prajurit TNI tangkap anggota KKB saat akan menyerang Pos TNI di Quari Atas
Dedi menjelaskan sebelum melakukan tindakan tegas terukur terhadap DPO tersebut, personel Satgas Madago Raya telah meminta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri.
Namun, kata Dedi, DPO MIT itu tidak menghiraukan imbauan Satgas Madago Raya melainkan melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas.
"DPO teroris tersebut melakukan tindakan melemparkan 'body vest' berwarna loreng ke anggota pos sekat yang diduga BOM. Akhirnya, anggota melakukan tindakan tegas kepolisian terhadap DPO teroris sehingga DPO itu meninggal dunia," ujar Dedi.
Diketahui, Satgas Madago Raya terus melakukan pengejaran terhadap dua sisa anggota Kelompok Mujahidin Indonesia Timur tersebut.
Keduanya adalah, Nae alias Galuh alias Mukhlas, dan Suhardin alias Hasan Pranata.
Pewarta : Kristina Natalia
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Madago Raya musnahkan enam bom lontong milik DPO teroris Poso
22 December 2021 13:38 WIB, 2021
Terpopuler - TNI-Polri
Lihat Juga
Video oknum polisi todong warga di Bandarlampung viral di Medsos, begini penjelasannya
11 November 2022 6:16 WIB, 2022
Danyon Infanteri 7 Marinir jabat Komandan Satgas Latihan Bersama Keris Marex Tahun 2022
10 November 2022 12:35 WIB, 2022
Pengedar narkoba ditangkap, keluarga dan tetangga lempari petugas dengan batu
08 November 2022 14:09 WIB, 2022
Permudah layanan masyarakat, Polri luncurkan aplikasi Polri Super Apps
08 November 2022 11:16 WIB, 2022