20 kendaraan tempur tiba kembali di Kupang
Sabtu, 16 April 2022 10:35 WIB
Sejumlah kendaraan tempur yang dimuat menggunakan tronton bersiap keluar dari kawasan pelabuhan Tenau Kupang, NTT, Sabtu (16/4/2022). ANTARA/Kornelis Kaha
Kupang (ANTARA) - Sebanyak 20 kendaraan tempur tiba kembali di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk melengkapi persenjataan di Batalyon Artileri Medan (Armed) 20/155 GS/BY Kupang.
"Ada 20 kendaraan tempur gelombang kedua yang sudah tiba dan nanti akan digeser ke Batalyon Armed," kata Komandan Batalyon Armed 20/155 GS/BY Kupang Letkol Bobby di Kupang, Sabtu pagi.
Bobby menyebutkan 20 unit kendaraan tempur itu di antaranya 10 unit Meriam Caesar 155 dan 10 unit kendaraan taktis Komodo.
Sebelumnya, kata dia, di awal April lalu atau pada gelombang pertama kendaraan tempur sudah tiba lebih dahulu, kemudian langsung digeser ke batalion.
Pada gelombang pertama ada delapan Meriam Caesar 155, tujuh kendaraan taktis Komodo, dan satu unit kendaraan logistik.
"Totalnya 36 kendaraan tempur yang didatangkan jika ditambahkan dengan yang baru tiba," ujarnya.
Keberadaan Batalyon Armed, lanjut dia, untuk menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan, apalagi Kabupaten Kupang adalah daerah yang berbatasan dengan Timor Leste secara batas darat dan berbatasan laut dengan Australia.
Ia mengatakan bahwa kehadiran Batalyon Armed di Kabupaten Kupang itu juga menjadi salah satu cara untuk mempromosikan satuan TNI kepada masyarakat.
"Jadi, biar masyarakat kita juga tahu bahwa TNI itu punya banyak satuan dan mempunyai banyak persenjataan. Saya harap ini juga bisa menarik minat anak-anak muda di perbatasan untuk mau menjadi TNI," katanya.
Terkait dengan jadwal peresmian Batalyon Armed, Bobby mengatakan bahwa Kepala Staf TNI Angkatan Darat akan meresmikan batalion pada bulan Mei mendatang.
"Ada 20 kendaraan tempur gelombang kedua yang sudah tiba dan nanti akan digeser ke Batalyon Armed," kata Komandan Batalyon Armed 20/155 GS/BY Kupang Letkol Bobby di Kupang, Sabtu pagi.
Bobby menyebutkan 20 unit kendaraan tempur itu di antaranya 10 unit Meriam Caesar 155 dan 10 unit kendaraan taktis Komodo.
Sebelumnya, kata dia, di awal April lalu atau pada gelombang pertama kendaraan tempur sudah tiba lebih dahulu, kemudian langsung digeser ke batalion.
Pada gelombang pertama ada delapan Meriam Caesar 155, tujuh kendaraan taktis Komodo, dan satu unit kendaraan logistik.
"Totalnya 36 kendaraan tempur yang didatangkan jika ditambahkan dengan yang baru tiba," ujarnya.
Keberadaan Batalyon Armed, lanjut dia, untuk menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan, apalagi Kabupaten Kupang adalah daerah yang berbatasan dengan Timor Leste secara batas darat dan berbatasan laut dengan Australia.
Ia mengatakan bahwa kehadiran Batalyon Armed di Kabupaten Kupang itu juga menjadi salah satu cara untuk mempromosikan satuan TNI kepada masyarakat.
"Jadi, biar masyarakat kita juga tahu bahwa TNI itu punya banyak satuan dan mempunyai banyak persenjataan. Saya harap ini juga bisa menarik minat anak-anak muda di perbatasan untuk mau menjadi TNI," katanya.
Terkait dengan jadwal peresmian Batalyon Armed, Bobby mengatakan bahwa Kepala Staf TNI Angkatan Darat akan meresmikan batalion pada bulan Mei mendatang.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - TNI-Polri
Lihat Juga
Video oknum polisi todong warga di Bandarlampung viral di Medsos, begini penjelasannya
11 November 2022 6:16 WIB, 2022
Danyon Infanteri 7 Marinir jabat Komandan Satgas Latihan Bersama Keris Marex Tahun 2022
10 November 2022 12:35 WIB, 2022
Pengedar narkoba ditangkap, keluarga dan tetangga lempari petugas dengan batu
08 November 2022 14:09 WIB, 2022
Permudah layanan masyarakat, Polri luncurkan aplikasi Polri Super Apps
08 November 2022 11:16 WIB, 2022