Basarnas selamatkan 15 penumpang kapal hilang di Kepulauan Sula
Senin, 17 Januari 2022 13:03 WIB
Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, berhasil menyelamatkan sebanyak 15 orang penumpang dinyatakan hilang arah saat sedang berlayar di perairan Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula (ANTARA/Abdul Fatah)
Ternate (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) menyelamatkan sebanyak 15 orang penumpang dinyatakan hilang arah saat sedang berlayar di perairan Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula.
"Sebuah kapal kayu yang dilaporkan hilang arah akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian, sejak Minggu pukul 19.15 Wit malam. Kapal kayu berpenumpang 15 orang," kata Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah di Ternate, Senin.
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi seluruh korban ke Desa Waitina pada Minggu (16/1) malam tepatnya pukul 19.46 WIT.
Baca juga: Kayu ilegal di kawasan HP Air Rami Mukomuko dimusnahkan
Selanjutnya, pada pukul 20.40 Wit Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Sanana dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga.
Dia menyebutkan nama-nama korban dari 15 orang, yakni Sutris Kaunar (30 tahun), Sarifa Duwila (34 tahun), Suraya Fataruba (31 tahun), Ratna Gai (38 tahun), Ruatini Kaunar (39 tahun), Tri Wahyuni (34 tahun), Hamid Umasangaji (34 tahun), Andika Umasangaji (13 tahun), Hazril Umasangaji (1,6 tahun), Sarbin Fatgepon (35 tahun) dan Samin (28 tahun).
Selanjutnya, korban yang dievakuasi dengan longboat, yakni Abdullah Veran (32 tahun), Tamin (35 tahun), Najamudin (36 tahun) dan Samsudin (22 tahun).
Dengan diketemukan korban kapal hilang dalam kondisi selamat maka operasi SAR pun ditutup.
Baca juga: Jasad siswa SD diserang buaya ditemukan
"Sebuah kapal kayu yang dilaporkan hilang arah akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian, sejak Minggu pukul 19.15 Wit malam. Kapal kayu berpenumpang 15 orang," kata Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah di Ternate, Senin.
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi seluruh korban ke Desa Waitina pada Minggu (16/1) malam tepatnya pukul 19.46 WIT.
Baca juga: Kayu ilegal di kawasan HP Air Rami Mukomuko dimusnahkan
Selanjutnya, pada pukul 20.40 Wit Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Sanana dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga.
Dia menyebutkan nama-nama korban dari 15 orang, yakni Sutris Kaunar (30 tahun), Sarifa Duwila (34 tahun), Suraya Fataruba (31 tahun), Ratna Gai (38 tahun), Ruatini Kaunar (39 tahun), Tri Wahyuni (34 tahun), Hamid Umasangaji (34 tahun), Andika Umasangaji (13 tahun), Hazril Umasangaji (1,6 tahun), Sarbin Fatgepon (35 tahun) dan Samin (28 tahun).
Selanjutnya, korban yang dievakuasi dengan longboat, yakni Abdullah Veran (32 tahun), Tamin (35 tahun), Najamudin (36 tahun) dan Samsudin (22 tahun).
Dengan diketemukan korban kapal hilang dalam kondisi selamat maka operasi SAR pun ditutup.
Baca juga: Jasad siswa SD diserang buaya ditemukan
Pewarta : Abdul Fatah
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wings Air kembali buka rute Ternate -- Buli guna dorong pertumbuhan ekonomi
19 February 2025 13:55 WIB
Kapal meledak, Basarnas maksimalkan pencarian korban yang juga jurnalis TV
03 February 2025 13:40 WIB, 2025
Kepala Basarnas perintahkan investigasi meledaknya kapal tewaskan tim SAR Ternate
03 February 2025 12:44 WIB, 2025
Kondisi cuaca jadi penentu pencarian helikopter yang hilang di Halmahera
21 February 2024 7:29 WIB, 2024
Sultan Ternate harap kehadiran Anies Baswedan perkuat pesan perubahan Indonesia
27 January 2024 4:42 WIB, 2024
Terpopuler - Peristiwa
Lihat Juga
636 jemaah Tarikat Naqsabandiyah ikuti kegiatan Suluk Ramadhan di Bengkulu
26 March 2023 16:55 WIB, 2023
Penyelundupan puluhan gagak hitam untuk ritual mistik digagalkan polisi
24 March 2023 21:17 WIB, 2023