Mukomuko (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu menerima tambahan 21.820 dosis vaksin COVID-19 merek Sinovac dan Pfrizer untuk warga lanjut usia, petugas pelayanan publik dan masyarakat umum.

Sejak beberapa hari ini ada lagi tambahan vaksin COVID-19 jenis Sinovac dan Fprizer dari pemerintah provinsi. Vaksin ini untuk dosis I dan dosis II," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Rabu.
  
Ia mengatakan beberapa orang petugas dari Dinas Kesehatan setempat sejak beberapa hari ini sudah dua kali berangkat ke Kota Bengkulu untuk menjemput sebanyak 21.820 dosis vaksin COVID-19 ke pemerintah provinsi.
  
Petugas dari Dinas Kesehatan sebelumnya menjemput sebanyak 11.700 dosis vaksin jenis Pfrizer dan 9.120 dosis vaksin Sinovac, kemudian menjemput sebanyak 1.000 dosis vaksin jenis Sinovac.
  
"Kami mengambil vaksin jenis Sinovac sebanyak 1.000 dosis untuk warga yang mengikuti vaksinasi dosis II," ujarnya.
  
Ia mengatakan sudah ada sejumlah puskesmas di daerah ini yang telah mengambil vaksin tersebut dan sebagian besar vaksin disimpan di gudang penyimpanan vaksin di Dinas Kesehatan setempat.
Selanjutnya sebanyak puluhan ribu dosis vaksin COVID-19 jenis Sinovac dan Pfizer ini bisa digunakan oleh organisasi perangkat daerah dan forum koordinasi pimpinan daerah untuk memberikan pelayanan vaksinasi massal COVID-19 bagi warga setempat.
  
Sementara itu, sampai sekarang sebanyak 94.993 orang atau 66,51 persen dari 142.831 warga setempat yang telah menerima vaksin dosis I.
  
Sebanyak 94.993 orang ini terdiri atas 1.391 tenaga kesehatan 72.815 petugas pelayan publik, 4.799 warga lanjut usia (lansia), dan remaja berumur 12-17 tahun sebanyak 10.686 orang, sebanyak 5.302 warga terima vaksin gotong-royong.
  
Ia menyebutkan, 72.815 petugas pelayan publik yang telah menjalani vaksinasi terdiri atas personel Kodim, Polres, Brimob, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, KPPN, Pengadilan Agama, wartawan, BPJS, pegawai pemerintah, BRI, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab setempat dan masyarakat umum.
  
Namun dari sebanyak 94.993 warga, baru 47.989 orang yang telah menerima penyuntikan vaksinasi COVID-19 secara lengkap, yakni dosis I dan dosis II, yang terdiri atas 1.227 tenaga kesehatan, 34.079 petugas pelayan publik, dan 2.315 lansia, dan remaja sebanyak 5.023 orang, dan 5.295 orang menerima vaksin gotong-royong.

Uploader : Angga Pramana


Pewarta : Ferri Aryanto
Editor :
Copyright © ANTARA 2024