Traveloka mendukung pemerintah dorong pariwisata di Bali dan Yogyakarta
Wisatawan domestik mengamati aktivitas Merak Hijau saat mengunjungi Bali Zoo, Gianyar, Bali, Minggu (24/10/2021). Kunjungan wisatawan ke kebun binatang tersebut terus meningkat dengan rata-rata kunjungan sekitar 1.000 orang wisatawan per hari saat libur akhir pekan, setelah sebelumnya sempat ditutup pada bulan Juli 2021 hingga pertengahan bulan September lalu sebagai upaya menekan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Berlangsung mulai dari 25 Oktober hingga 5 November 2021, program ini menawarkan potongan harga hingga 80 persen untuk ragam produk Traveloka mulai dari Transportasi, Akomodasi, dan Xperience di wilayah Bali dan Yogyakarta.
Adapun program ini juga sejalan dengan prinsip safe travel yang lebih ketat, merujuk pada peraturan pemerintah yang mewajibkan wisatawan ke wilayah Bali dan Yogyakarta untuk memiliki sertifikat vaksinasi dosis pertama dan kedua serta Tes COVID-19 PCR 2x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.
Sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat untuk melakukan perjalanan dan berwisata, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), telah memberikan sinyal positif terhadap dibukanya sektor pariwisata di kawasan yang sudah termasuk ke dalam kategori Zona Hijau atau daerah yang tercatat tidak ada peningkatan penambahan kasus baru. Beberapa destinasi wisata yang termasuk ke dalam Zona Hijau, yang mencakup Bali (Sanur, Ubud, dan Nusa Dua) serta Yogyakarta (Merapi Park dan Candi Ratu Boko).
Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Henky Manurung, , dikutip dari siaran resmi, Rabu, mengatakan, “Pariwisata merupakan salah satu sektor terpenting dalam menopang perekonomian Indonesia. Untuk itu, diperlukan partisipasi dari berbagai pihak untuk dapat meningkatkan kembali devisa sektor pariwisata Indonesia yang anjlok akibat pandemi COVID-19 ini, salah satunya yaitu dengan mendorong pariwisata domestik melalui berbagai upaya, seperti program promosi Traveloka Pay Day untuk wilayah Zona Hijau. Kami mengapresiasi upaya Traveloka untuk berperan aktif dalam pemulihan sektor pariwisata tanah air.”
VP of Marketing Transport and Financial Services, Traveloka, Andhini Putri, menyampaikan pihaknya mendukung upaya pemerintah, tak hanya dalam menekan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia, namun juga dalam menggenjot kembali sektor pariwisata domestik.
"Dengan adanya beberapa wilayah yang sudah berhasil menjadi kategori Zona Hijau, kami melihat adanya peningkatan permintaan konsumen terhadap wilayah-wilayah tersebut, yang tentunya menjadi sinyal positif untuk pemulihan sektor pariwisata. Kami berharap program Pay Day untuk wilayah Zona Hijau ini dapat membawa angin segar bagi sejumlah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah tersebut, sehingga memberikan dampak positif bagi pemulihan ekonomi di sektor pariwisata tanah air.”
Baca juga: Traveloka prediksi tren wisata 2021, "staycation" hingga "roadtrip"
Baca juga: Strategi Kemenparekraf genjot kunjungan wisatawan Malaysia dan Singapura ke Indonesia
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Universitas Tulang Bawang audiensi dengan Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Lampung
20 April 2026 21:16 WIB
Disparekraf catat 70 ribu wisatawan kunjungi wisata religi di Lampung saat libur Lebaran
04 April 2026 14:54 WIB
Anggota DPR soroti kendala infrastruktur dan konektivitas dalam RDP Kemenpar
03 April 2026 13:54 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022