Telkomsel luncurkan layanan IoT Envion
Sabtu, 14 Agustus 2021 7:50 WIB
Ilustrasi Telkomsel IoT Envion. (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Telkomsel, anak perusahaan Telkom Indonesia, meluncurkan layanan internet of things (IoT) bernama Energy Visibilit Solution (Envion) untuk otomasi dan optimasi sistem manajemen energi perusahaan.
"Kami menghadirkan Telkomsel IoT Envion sebagai solusi digital masa depan terbaru bagi perusahaan yang memiliki ketergantungan akan pasokan listrik sebagai sumber energi. Telkomsel IoT Envion dilengkapi dengan fitur unggulan yang secara otomatis dapat memantau konsumsi energi," kata Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam, dalam keterangan pers, dikutip Jumat.
Untuk tahap awal, penerapan Telkomsel IoT Envion akan mendukung Telkominfra, yang bergerak di bidang jasa infrastruktur, untuk mengoptimalkan teknologi digital dan akses konektivitas untuk menggunakan energi yang tepat guna.
Telkomsel menghadirkan battery monitoring system (BMS) untuk mendukung kebutuhan Data Center Telkominfra, yang sangat bergantung pada ketersediaan dan stabilitas energi listrik.
BMS dapat memperlihatkan kondisi cadangan baterai Data Center Telkominfra secara aktual dan bisa memberikan laporan berdasarkan analisis data secara akurat.
"Kolaborasi ini turut menjadi spirit bagi Telkomsel sebagai digital connectivity enabler untuk terus berinovasi sehingga dapat lebih banyak lagi menghadirkan solusi untuk memenuhi kebutuhan business to business (B2B), khususnya layanan berbasis IoT yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan lintas sektor industri dalam rangka memperkuat ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan," kata Hendri.
Dalam keterangan yang sama, Direktur Utama Telkom Infra, Bastian Sembiring, menyatakan kolaborasi ini membawa keuntungan bagi mereka dari segi teknologi dan pemanfaatan energi.
Telkominfra menggunakan Telkomsel IoT Envion untuk mendukung operasional proyek Power Solution dan Infra Network Service.
IoT Envion dapat digunakan di beragam sektor industri, termasuk operator telekomunikasi, industrial park, manufaktur, tower provider, bank, finansial, ritel hingga penyedia pusat data (data center), yang sangat bergantung pada pasokan listrik.
Sektor tersebut akan mengalami kerugian jika terjadi insiden pada pasokan energi, misalnya genset atau cadangan baterai tidak berfungsi dan potensi pencurian daya.
"Kami menghadirkan Telkomsel IoT Envion sebagai solusi digital masa depan terbaru bagi perusahaan yang memiliki ketergantungan akan pasokan listrik sebagai sumber energi. Telkomsel IoT Envion dilengkapi dengan fitur unggulan yang secara otomatis dapat memantau konsumsi energi," kata Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam, dalam keterangan pers, dikutip Jumat.
Untuk tahap awal, penerapan Telkomsel IoT Envion akan mendukung Telkominfra, yang bergerak di bidang jasa infrastruktur, untuk mengoptimalkan teknologi digital dan akses konektivitas untuk menggunakan energi yang tepat guna.
Telkomsel menghadirkan battery monitoring system (BMS) untuk mendukung kebutuhan Data Center Telkominfra, yang sangat bergantung pada ketersediaan dan stabilitas energi listrik.
BMS dapat memperlihatkan kondisi cadangan baterai Data Center Telkominfra secara aktual dan bisa memberikan laporan berdasarkan analisis data secara akurat.
"Kolaborasi ini turut menjadi spirit bagi Telkomsel sebagai digital connectivity enabler untuk terus berinovasi sehingga dapat lebih banyak lagi menghadirkan solusi untuk memenuhi kebutuhan business to business (B2B), khususnya layanan berbasis IoT yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan lintas sektor industri dalam rangka memperkuat ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan," kata Hendri.
Dalam keterangan yang sama, Direktur Utama Telkom Infra, Bastian Sembiring, menyatakan kolaborasi ini membawa keuntungan bagi mereka dari segi teknologi dan pemanfaatan energi.
Telkominfra menggunakan Telkomsel IoT Envion untuk mendukung operasional proyek Power Solution dan Infra Network Service.
IoT Envion dapat digunakan di beragam sektor industri, termasuk operator telekomunikasi, industrial park, manufaktur, tower provider, bank, finansial, ritel hingga penyedia pusat data (data center), yang sangat bergantung pada pasokan listrik.
Sektor tersebut akan mengalami kerugian jika terjadi insiden pada pasokan energi, misalnya genset atau cadangan baterai tidak berfungsi dan potensi pencurian daya.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Telkomsel hadirkan layanan paket pascabayar Halo Optima dengan kuota besar
09 September 2026 15:27 WIB
Telkomsel rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 bersama pelanggan di Sumatera
04 September 2026 11:59 WIB
Telkomsel hadirkan promo IndiHome 200 Mbps mulai Rp300 ribu/bulan untuk pelanggan di Sumbagsel
04 August 2026 9:55 WIB
Telkomsel luncurkan Halo Optima, paket pascabayar berkuota besar dan hiburan premium
16 July 2026 10:51 WIB
Terpopuler - Info Usaha
Lihat Juga
Mentan copot 192 pejabat dan 2.300 distributor pupuk yang ganggu produksi pertanian
07 January 2026 21:47 WIB