Jakarta (ANTARA) - General Motors Co menarik hampir 69.000 kendaraan listrik (electric vehicle/EV) Chevrolet Bolt di seluruh dunia terkait risiko kebakaran dan akan mengganti modul baterai yang rusak sesuai kebutuhan.
Dikutip dari Reuters, Minggu, produsen mobil terbesar Amerika Serikat itu mengatakan bahwa ahli dari GM dan (pembuat baterai) LG telah mengidentifikasi kehadiran simultan dari dua cacat manufaktur langka di sel baterai yang sama sebagai akar penyebab kebakaran baterai di Chevrolet Bolt EV tertentu.
GM mengatakan akan mengganti modul baterai yang rusak dalam populasi penarikan, meskipun tidak jelas berapa banyak yang rusak. Penarikan tersebut mencakup 50.925 kendaraan di Amerika Serikat
Insinyur GM dan LG sedang bekerja untuk menyelesaikan semua langkah proses perbaikan, mencakup proses inspeksi diler potensial, kata GM, yang menambahkan bahwa perbaikan dapat mengganti paket lengkap atau modul yang dicurigai.
“Pertanyaannya adalah apakah GM memiliki kemampuan teknologi untuk mendeteksi dan mengidentifikasi baterai yang rusak. Jika tidak, mereka mungkin harus mengganti baterai total, yang akan memakan biaya, seperti yang dilakukan Hyundai,” kata pakar baterai Korea Selatan Park Chul-wan.
GM mengatakan sebelumnya bahwa baterai tegangan tinggi yang ditarik diproduksi di fasilitas LG Chem Ltd Ochang, Korea Selatan. Penarikan tersebut tidak berdampak pada kendaraan Bolt yang lebih baru dengan baterai generasi berikutnya.
Kendaraan Chevrolet Bolt yang ditarik kembali berasal dari model tahun 2017-2019 dan pertama kali ditarik karena potensi kebakaran pada baterai tegangan tinggi di bawah bantalan bawah kursi belakang.
GM telah mengkonfirmasi sebanyak sembilan kebakaran Bolt.
GM tarik 69.000 Chevrolet Bolt listrik karena risiko kebakaran
Minggu, 25 Juli 2021 12:16 WIB
Mobil Chevrolet Bolt EV 2017 di Washington Auto Show, Washington (29/1/2016) (REUTERS/Gary Cameron)
Pewarta : Fathur Rochman
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mitsubishi All New Triton pasar Indonesia dirancang untuk arungi medan berat
19 July 2024 6:35 WIB, 2024
Alasan IONIQ 5 versi sebelumnya tak bisa "upgrade" teknologi Bluelink
05 October 2023 8:03 WIB, 2023
Hyundai Motors Indonesia kenalkan Hyundai Stargazer bagi masyarakat Lampung
17 January 2023 20:07 WIB, 2023
Hyundai Motors Indonesia ajak 15 jurnalis Bandarlampung test drive Hyundai Stargazer
21 December 2022 18:42 WIB, 2022
Terpopuler - Otomotif
Lihat Juga
Program Daifit, sembilan konsumen Daihatsu dapat kesempatan undian umroh
07 March 2024 22:41 WIB, 2024
Airlangga targetkan 200.000 mobil listrik terjual di Indonesia tiap tahun
06 February 2024 5:27 WIB, 2024