Kades di Riau diminta kembangkan desa wisata
Rabu, 7 April 2021 4:18 WIB
Ustaz Abdul Somad saat berkunjung ke Air Terjun Batu Tilam di Kabupaten Kampar, belum lama ini. (ANTARA/HO-IG-@ustadzabdulsomad_official)
Pekanbaru (ANTARA) - Gubernur Riau Syamsuar menginginkan Kepala Desa (Kades) di seluruh wilayahnya untuk menggerakkan desa wisata sebagaimana arahan dari Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno.
Ia mencontohkan, salah satu desa wisata di Provinsi Riau yang saat ini sedang berkembang dan sedang tren adalah wisata Air Terjun Batu Tilam di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.
"Artinya sekarang bagaimana menteri pariwisata menggerakkan bukan pariwisata yang biasa, tapi menggerakkan desa wisata agar tumbuh pariwisata domestik," katanya di Pekanbaru, Selasa.
Syamsuar menerangkan, dengan adanya wisata domestik ini akan bisa membuat ekonomi daerah menjadi maju, meningkatkan pendapatan desa dan dampak positif lainnya. Pihaknya sendiri telah banyak juga berkunjung ke desa wisata, yang mana mampu meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat di desa tersebut.
Untuk itu, Gubernur Syamsuar mengimbau seluruh pemerintah desa untuk merubah pola pikirnya agar tidak bisa lagi seperti biasa dengan menunggu dana desa karena belum tentu dana desa masih bisa sebesar sekarang ini.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak Kades se-Riau untuk ikhtiar mengembangkan desa wisata ini sehingga mampu menggerakkan ekonomi desa. Pasalnya sekarang ini memang masih ada dana desa, tapi belum tentu bisa sama besarnya dengan yang sebelumnya.
"Mau salahkan siapa? Kondisi negara sekarang seperti ini. Tidak perlu salahkan ke mana-mana, tapi kita harus ada ikhtiar. Ikhtiarnya di mana? Dengan menggerakkan ekonomi desa," ucapnya.
Ia mencontohkan, salah satu desa wisata di Provinsi Riau yang saat ini sedang berkembang dan sedang tren adalah wisata Air Terjun Batu Tilam di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.
"Artinya sekarang bagaimana menteri pariwisata menggerakkan bukan pariwisata yang biasa, tapi menggerakkan desa wisata agar tumbuh pariwisata domestik," katanya di Pekanbaru, Selasa.
Syamsuar menerangkan, dengan adanya wisata domestik ini akan bisa membuat ekonomi daerah menjadi maju, meningkatkan pendapatan desa dan dampak positif lainnya. Pihaknya sendiri telah banyak juga berkunjung ke desa wisata, yang mana mampu meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat di desa tersebut.
Untuk itu, Gubernur Syamsuar mengimbau seluruh pemerintah desa untuk merubah pola pikirnya agar tidak bisa lagi seperti biasa dengan menunggu dana desa karena belum tentu dana desa masih bisa sebesar sekarang ini.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak Kades se-Riau untuk ikhtiar mengembangkan desa wisata ini sehingga mampu menggerakkan ekonomi desa. Pasalnya sekarang ini memang masih ada dana desa, tapi belum tentu bisa sama besarnya dengan yang sebelumnya.
"Mau salahkan siapa? Kondisi negara sekarang seperti ini. Tidak perlu salahkan ke mana-mana, tapi kita harus ada ikhtiar. Ikhtiarnya di mana? Dengan menggerakkan ekonomi desa," ucapnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polinela hadirkan empat paket wisata edu-ekowisata di Desa Poncowati Lampung Tengah
22 November 2025 9:15 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022