Najwa Shihab dilaporkan relawan Jokowi ke polisi
Rabu, 7 Oktober 2020 13:32 WIB
Najwa Shihab. (ANTARA/Chairul Rohman)
Jakarta (ANTARA) - Relawan Jokowi Bersatu melaporkan Najwa Shihab ke Polda Metro Jaya terkait dugaan "cyber bullying" terkait wawancara kursi kosong Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada program televisi "Mata Najwa".
"Kejadian wawancara kursi kosong Najwa Shihab melukai hati kami sebagai pembela presiden," kata Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi di Jakarta, Selasa.
Silvia mengatakan, Menteri Kesehatan Terawan merupakan representasi dari Presiden Jokowi sehingga memutuskan untuk melaporkan Najwa Shihab.
Silvia menuturkan Relawan Jokowi bersuara untuk melaporkan kejadian itu karena khawatir kejadian serupa akan terulang kembali.
"Jika ada pembiaran wartawan lain akan berlaku sama melakukan wawancara kosong kepada narasumber dan itu memberikan preseden buruk pada wartawan sendiri," tutur Silvia.
Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi saat melaporkan pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab di Polda Metro Jaya, Selasa (6/10/2020). (ANTARA/HO/Fianda SR) Silvia juga berencana mengadukan pihak televisi yang menayangkan acara "Mata Najwa" ke Dewan Pers.
Silvia menganggap acara televisi itu termasuk kekerasan melalui siber karena narasumber tidak hadir kemudian diwawancarai dan dijadikan parodi terhadap pejabat negara.
Usai berkonsultasi dengan Polda Metro Jaya, Silvia disarankan untuk mengirimkan surat ke Dewan Pers karena pengaduan yang diajukan masuk produk jurnalistik.
"Kejadian wawancara kursi kosong Najwa Shihab melukai hati kami sebagai pembela presiden," kata Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi di Jakarta, Selasa.
Silvia mengatakan, Menteri Kesehatan Terawan merupakan representasi dari Presiden Jokowi sehingga memutuskan untuk melaporkan Najwa Shihab.
Silvia menuturkan Relawan Jokowi bersuara untuk melaporkan kejadian itu karena khawatir kejadian serupa akan terulang kembali.
"Jika ada pembiaran wartawan lain akan berlaku sama melakukan wawancara kosong kepada narasumber dan itu memberikan preseden buruk pada wartawan sendiri," tutur Silvia.
Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi saat melaporkan pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab di Polda Metro Jaya, Selasa (6/10/2020). (ANTARA/HO/Fianda SR) Silvia juga berencana mengadukan pihak televisi yang menayangkan acara "Mata Najwa" ke Dewan Pers.
Silvia menganggap acara televisi itu termasuk kekerasan melalui siber karena narasumber tidak hadir kemudian diwawancarai dan dijadikan parodi terhadap pejabat negara.
Usai berkonsultasi dengan Polda Metro Jaya, Silvia disarankan untuk mengirimkan surat ke Dewan Pers karena pengaduan yang diajukan masuk produk jurnalistik.
Pewarta : Taufik Ridwan dan Fianda Sjofjan Rassat
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Najwa Shihab sebut soal pernyataan Ganjar tentang pentingnya pendidikan
22 September 2023 7:06 WIB, 2023
Pengacara sebut insiden penembakan FPI karena Rizieq Shihab tak kooperatif
25 February 2022 19:13 WIB, 2022
Dirut Rumah Sakit UMMI divonis satu tahun penjara terkait kasus tes usap Rizieq Shihab
24 June 2021 16:11 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa, Indosat dan Tokopedia hadirkan sumur bor bagi penyintas banjir di Aceh
14 February 2026 9:55 WIB
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB