Dua hari dirawat intensif, pasien COVID-19 Kota Metro meninggal
Sabtu, 19 September 2020 9:36 WIB
Proses pemakaman pasien COVID-19 Kota Metro pasien nomor 20 di tempat pemakaman khusus COVID Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Jumat (18/9/2020). (Antaralampung.com/Istimewa)
Metro (ANTARA) - Pasien COVID-19 berinisial NN (64) asal Metro Pusatm Kota Metro, Lampung meninggal dunia usai dirawat dua hari di RSUD Jenderal Ahmad Yani, Jumat (18/9) malam.
"Bertambah lagi pasien COVID-19 Kota Metro. Seorang perempuan lansia, kini menjadi 20 kasus. Semalam lansia tersebut tutup usia," kata Gugus Tugas COVID-19 Kota Metro, Misnan, Sabtu.
Dia mengatakan, pasien nomor 20 tersebut dirujuk ke RSUD Jenderal Ahmad Yani sudah dalam kondisi kritis. Pasien masuk pada tanggal 17 September 2020 dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 17.51 WIB.
"Keluhan saat masuk rumah sakit, batuk, sesak napas dan demam tinggi. Setelah dirapid test hasilnya reaktif, kemudian dilakukan swab test dan hasilnya positif COVID-19," ujarnya pula.
Baca juga: Sempat dirawat, pasien COVID-19 Kota Metro meninggal dunia
Pasien, tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota. Namun, yang bersangkutan diduga kontak dengan anaknya yang bekerja sebagai pengumpul rongsokan. Anaknya tersebut sering kedatangan kendaraan dari luar daerah untuk bisnis rongsokan.
"Namun satu hari sebelumnya anaknya pulang dari Surabaya, Jawa Timur. Kita masih lakukan tracing darimana pasien terpapar COVID-19," katanya pula.
Misnan menambahkan, pasien sudah dimakamkan di tempat pemakaman khusus COVID-19 di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Jumat malam.
"Semalam sudah dimakamkan di Rejomulyo Metro Selatan," katanya pula.
Baca juga: Pasien COVID-19 Metro bertambah jadi 17 orang
"Bertambah lagi pasien COVID-19 Kota Metro. Seorang perempuan lansia, kini menjadi 20 kasus. Semalam lansia tersebut tutup usia," kata Gugus Tugas COVID-19 Kota Metro, Misnan, Sabtu.
Dia mengatakan, pasien nomor 20 tersebut dirujuk ke RSUD Jenderal Ahmad Yani sudah dalam kondisi kritis. Pasien masuk pada tanggal 17 September 2020 dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 17.51 WIB.
"Keluhan saat masuk rumah sakit, batuk, sesak napas dan demam tinggi. Setelah dirapid test hasilnya reaktif, kemudian dilakukan swab test dan hasilnya positif COVID-19," ujarnya pula.
Baca juga: Sempat dirawat, pasien COVID-19 Kota Metro meninggal dunia
Pasien, tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota. Namun, yang bersangkutan diduga kontak dengan anaknya yang bekerja sebagai pengumpul rongsokan. Anaknya tersebut sering kedatangan kendaraan dari luar daerah untuk bisnis rongsokan.
"Namun satu hari sebelumnya anaknya pulang dari Surabaya, Jawa Timur. Kita masih lakukan tracing darimana pasien terpapar COVID-19," katanya pula.
Misnan menambahkan, pasien sudah dimakamkan di tempat pemakaman khusus COVID-19 di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Jumat malam.
"Semalam sudah dimakamkan di Rejomulyo Metro Selatan," katanya pula.
Baca juga: Pasien COVID-19 Metro bertambah jadi 17 orang
Pewarta : Hendra Kurniawan
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes didakwa rugikan negara Rp319 M
04 February 2025 22:52 WIB, 2025
Terpopuler - Kota Metro
Lihat Juga
Gagalkan penyelundupan narkoba, dua Srikandi Lapas Metro terima penghargaan
22 January 2026 19:40 WIB
Gagalkan penyelundupan narkoba, petugas Lapas Metro terima penghargaan khusus
21 January 2026 17:46 WIB
Petugas Lapas Metro gagalkan penyelundupan narkotika yang dibawa keluarga narapidana
20 January 2026 17:16 WIB
Perokris PLN Lampung gelar ibadah dan bakti sosial di Wisma Kasih Sejati Metro
13 January 2026 19:10 WIB
Y-Dash, layanan mentoring wirausaha Disporapar Metro untuk tekan pengangguran
18 December 2025 19:06 WIB
Melalui program Kompak, Satpol PP Metro perkuat peran masyarakat tanggulangi kebakaran
18 December 2025 18:35 WIB
Ramp cek di Terminal Mulyojati Metro Lampung, 8 kendaraan tak layak jalan
16 December 2025 16:52 WIB