ASITA Lampung gencar promosi wisata sehat
Selasa, 30 Juni 2020 13:21 WIB
Ketua ASITA Lampung Adiyatama. ANTARA/HO-ASITA
Bandarlampung (ANTARA) - Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Lampung menyiapkan sejumlah strategi promosi wisata berbasis kesehatan pada masa normal baru.
"Saat ini di masa normal baru pola hidup masyarakat berubah, sektor pariwisata pun saat ini mengedepankan protokol kesehatan, sehingga kami gencar melakukan promosi wisata sehat," ujar Ketua ASITA Lampung Adiyatama, saat di hubungi di Bandarlampung, Selasa.
Adiyatama menjelaskan, untuk kembali menghidupkan sektor pariwisata, pelaku usaha wisata salah satunya biro perjalanan harus mulai beradaptasi mengkombinasikan protokol kesehatan dan daya tarik wisata untuk menarik minat wisatawan.
"Kita harus beradaptasi di masa normal baru, kami mencoba mengkombinasikan antara penerapan protokol kesehatan dan daya tarik objek wisata yang kita miliki, sehingga wisatawan merasa aman dalam berwisata," katanya.
Baca juga: Objek wisata di Lampung wajib terapkan protokol kesehatan
Ia mengatakan, salah satu bentuk promosi wisata sehat yang dilakukan ialah dengan melakukan promosi pariwisata virtual.
"Kami semasa pandemi COVID-19 membuat pariwisata virtual, dengan adanya normal baru kamj gunakan pariwisata virtual sebagai sarana promosi wisata Lampung yang berbasis wisata bahari, alam dan luar ruangan yang aman bagi wisatawan," katanya.
Menurut dia, dalam menjaga minat masyarakat untuk berwisata sejumlah hal dilakukan salah satunya dengan melakukan pembatasan jumlah wisatawan yang hanya diperbolehkan 50 persen dari total kuota saat hendak menyeberang menggunakan perahu.
"Wisata sehat yang kami tawarkan salah satu contohnya perjalanan wisata bahari yang higienis, dengan menerapkan aturan dalam protokol kesehatan oleh karyawan dan wisatawan saat melakukan perjalanan menggunakan perahu hingga sampai di pulau untuk menyelam," kata Adiyatama.
Baca juga: Jumlah pasien positif COVID-19 di Lampung bertambah dua
"Saat ini di masa normal baru pola hidup masyarakat berubah, sektor pariwisata pun saat ini mengedepankan protokol kesehatan, sehingga kami gencar melakukan promosi wisata sehat," ujar Ketua ASITA Lampung Adiyatama, saat di hubungi di Bandarlampung, Selasa.
Adiyatama menjelaskan, untuk kembali menghidupkan sektor pariwisata, pelaku usaha wisata salah satunya biro perjalanan harus mulai beradaptasi mengkombinasikan protokol kesehatan dan daya tarik wisata untuk menarik minat wisatawan.
"Kita harus beradaptasi di masa normal baru, kami mencoba mengkombinasikan antara penerapan protokol kesehatan dan daya tarik objek wisata yang kita miliki, sehingga wisatawan merasa aman dalam berwisata," katanya.
Baca juga: Objek wisata di Lampung wajib terapkan protokol kesehatan
Ia mengatakan, salah satu bentuk promosi wisata sehat yang dilakukan ialah dengan melakukan promosi pariwisata virtual.
"Kami semasa pandemi COVID-19 membuat pariwisata virtual, dengan adanya normal baru kamj gunakan pariwisata virtual sebagai sarana promosi wisata Lampung yang berbasis wisata bahari, alam dan luar ruangan yang aman bagi wisatawan," katanya.
Menurut dia, dalam menjaga minat masyarakat untuk berwisata sejumlah hal dilakukan salah satunya dengan melakukan pembatasan jumlah wisatawan yang hanya diperbolehkan 50 persen dari total kuota saat hendak menyeberang menggunakan perahu.
"Wisata sehat yang kami tawarkan salah satu contohnya perjalanan wisata bahari yang higienis, dengan menerapkan aturan dalam protokol kesehatan oleh karyawan dan wisatawan saat melakukan perjalanan menggunakan perahu hingga sampai di pulau untuk menyelam," kata Adiyatama.
Baca juga: Jumlah pasien positif COVID-19 di Lampung bertambah dua
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gagal ke Piala Dunia 2026, Calvin Verdonk bersyukur dengan perjalanan timnas
13 October 2025 12:16 WIB
Prabowo: Pembangunan bangsa merupakan perjalanan panjang dan penuh perjuangan
29 June 2025 19:40 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022