Harga cabai merah di Mesuji Lampung turun drastis
Sabtu, 9 Mei 2020 8:00 WIB
Harga cabai turun (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Mesuji (ANTARA) - Harga cabai di Pasar Simpang Pematang Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung anjlok karena pasokan bumbu masak itu mulai melimpah volumenya.
Para pedagang di pasar tradisional Simpang Pematang ,Mesuji, Lampung, Sabtu, menyebutkan harga cabai rawit sebelumnya berkisar Rp50.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp15.000 per kg.
Sedangkan cabai merah turun menjadi Rp15.000/kg, dari sebelumnya Rp50.000 sampai dengan Rp70.000 per kilogram.
Holipah (38), salah satu pedagang cabai di Simpang Pematang mengaku bahwa stok cabai masih menumpuk di pasaran.
Sementara itu, pasokan cabai dari petani kian melimpah seiring masuk masa panen, sehingga harga komoditas itu turun.
"Harganya turun drastis dari sepekan kemarin. Stok banyak, hanya pembelian yang belum stabil," ujarnya.
Para pedagang di pasar tradisional Simpang Pematang ,Mesuji, Lampung, Sabtu, menyebutkan harga cabai rawit sebelumnya berkisar Rp50.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp15.000 per kg.
Sedangkan cabai merah turun menjadi Rp15.000/kg, dari sebelumnya Rp50.000 sampai dengan Rp70.000 per kilogram.
Holipah (38), salah satu pedagang cabai di Simpang Pematang mengaku bahwa stok cabai masih menumpuk di pasaran.
Sementara itu, pasokan cabai dari petani kian melimpah seiring masuk masa panen, sehingga harga komoditas itu turun.
"Harganya turun drastis dari sepekan kemarin. Stok banyak, hanya pembelian yang belum stabil," ujarnya.
Pewarta : Raharja
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Memasuki pekan kedua Ramadhan, harga cabai di Pasar Tani Bandarlampung turun
06 April 2023 15:24 WIB, 2023
Terpopuler - Mesuji
Lihat Juga
Wamentrans dukung produk program transmigrasi dari Lampung tembus pasar global
24 January 2026 22:56 WIB
Pimpin apel perdana paska dilantik, Wakil Bupati Mesuji beri ultimatum para pejabat
25 February 2025 9:39 WIB
Pj Bupati Mesuji resmi luncurkan penanaman jagung serentak 1 juta hektare
22 January 2025 7:49 WIB, 2025