Kunjungan ke objek wisata di Makassar turun, akibat COVID-19
Senin, 30 Maret 2020 22:36 WIB
Suasana salah satu objek wisata di Makassar, Pantai Akkarena sepi pengujung sebagai dampak pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Makassar, Senin (30/3/2020). ANTARA/Suriani Mappong
Makassar (ANTARA) - Tingkat kunjungan sejumlah objek wisata di Kota Makassar dan sekitarnya menuru akibat merebaknya kasus COVID-19 dan masyarakat dianjurkan untuk melakukan pembatasan sosial (social distancing).
Associate Director PT Gowa Makassar Trade Development (GMTD), TBK, A Eka Firman Ermawan di Makassar, Senin mengatakan, dalam lima tahun terakhir, tingkat kunjungan wisata ke Pantai Akkarena terus meningkat. Mencermati kondisi tersebut, maka akhir 2019 pihaknya berani menargetkan tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata pantai itu dapat mencapai satu juta kunjungan.
Namun setelah satu bulan berjalan di 2020, COVID-19 mulai tersebar ke daerah pasca kasus perdana ditemukan di Depok, dan dampaknya pun sampai ke luar provinsi di Indonesia, termasuk di Sulsel.
Baca juga: Penjualan paket wisata luar negeri di Makassar turun, dampak Covid-19
Dari fenomena tersebut, lanjut dia, target tingkat kunjungan ke Pantai Akkarena akhirnya terkoreksi dengan mencermati jumlah kunjungan yang terus menurun dari Januari hingga akhir Maret 2020.
"Gerakan berada di rumah saja, sebagai upaya mendukung pemerintah memutus mata rantai COVID-19 ini patut mendapat dukungan semua pihak, termasuk kami yang bergerak di bidang pariwisata," katanya.
Pernyataan serupa juga dikemukakan pengelola wisata di Taman Wisata Alam Bantimurung di Kabupaten Maros, Nuryadi bahwa, sejak pemberlakuan pembatasan sosial, maka TWA Bantimurung untuk sementara tidak beroperasi seperti dalam kondisi normal.
Hal itu dilakukan, lanjut dia, demi kebaikan bersama dan upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19, kendati diakui secara ekonomi objek wisata dalam tiga bulan terakhir ini sudah jauh dari target jumlah pengunjung yang rata-rata 500 - 700 kunjungan per bulan.
Baca juga: Pemprov Gorontalo siap gelar Jelajah Wisata Sulawesi, start dari Kota Makassar
Associate Director PT Gowa Makassar Trade Development (GMTD), TBK, A Eka Firman Ermawan di Makassar, Senin mengatakan, dalam lima tahun terakhir, tingkat kunjungan wisata ke Pantai Akkarena terus meningkat. Mencermati kondisi tersebut, maka akhir 2019 pihaknya berani menargetkan tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata pantai itu dapat mencapai satu juta kunjungan.
Namun setelah satu bulan berjalan di 2020, COVID-19 mulai tersebar ke daerah pasca kasus perdana ditemukan di Depok, dan dampaknya pun sampai ke luar provinsi di Indonesia, termasuk di Sulsel.
Baca juga: Penjualan paket wisata luar negeri di Makassar turun, dampak Covid-19
Dari fenomena tersebut, lanjut dia, target tingkat kunjungan ke Pantai Akkarena akhirnya terkoreksi dengan mencermati jumlah kunjungan yang terus menurun dari Januari hingga akhir Maret 2020.
"Gerakan berada di rumah saja, sebagai upaya mendukung pemerintah memutus mata rantai COVID-19 ini patut mendapat dukungan semua pihak, termasuk kami yang bergerak di bidang pariwisata," katanya.
Pernyataan serupa juga dikemukakan pengelola wisata di Taman Wisata Alam Bantimurung di Kabupaten Maros, Nuryadi bahwa, sejak pemberlakuan pembatasan sosial, maka TWA Bantimurung untuk sementara tidak beroperasi seperti dalam kondisi normal.
Hal itu dilakukan, lanjut dia, demi kebaikan bersama dan upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19, kendati diakui secara ekonomi objek wisata dalam tiga bulan terakhir ini sudah jauh dari target jumlah pengunjung yang rata-rata 500 - 700 kunjungan per bulan.
Baca juga: Pemprov Gorontalo siap gelar Jelajah Wisata Sulawesi, start dari Kota Makassar
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disparekraf perkirakan kunjungan wisatawan ke Lampung pada libur akhir tahun 2,35 juta orang
06 January 2026 14:20 WIB
Pemkot Bandarlampung terus perluas promosi wisata untuk tingkatkan kunjungan wisatawan
20 October 2025 21:27 WIB
Mahasiswa Australia kunjungi FISIP Unila dalam Program Cultural and Study Visit 2025
10 September 2025 17:53 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022