Pemkab Sleman benahi Taman Tirta Arta setelah lama mangkrak
Minggu, 8 Desember 2019 8:48 WIB
BUMDesa Taman Bunga Puri Mataram, Sleman D.I.Yogyakarta (Foto Antara) (Foto Antara/)
Sleman (ANTARA) - Taman Tirta Arta yang berada di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, di Desa Tridadi mulai dibenahi dan akan dijadikan objek wisata setelah cukup lama mangkrak tidak terawat sehingga menimbulkan kesan kumuh.
"Nantinya taman yang juga berfungsi sebagai embung air tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Sleman," kata Kepala Desa Tridadi Kabul Mudji Basuki di Sleman, Minggu.
Baca juga: Dinas Pariwisata Sleman meluncurkan "Calendar of Event 2020", kenalkan wisata menarik
Menurut dia, taman seluas sekitar 4,5 hektare tersebut sebagian di tanah kas milik Pemerintah Desa (Pemdes) Tridadi dan sebagian milik perseorangan akan dikelola dengan mengandeng investor.
"Taman Tirta Arta akan mengusung konsep baru. Di kawasan wisata embung ini nantinya akan didesain dengan mengadopsi konsep wisata Kampung rawa di Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah," katanya.
Ia mengatakan, nanti akan dibuat kuliner apung, pengelolaanya oleh desa bekerjasama dengan rekanan.
"Ini sebagai salah satu langkah inovasi pemdes. Hal ini untuk menindaklanjuti usulan dari Pemkab Sleman agar area yang lokasinya masih satu kompleks dengan kawasan pusat Pemerintahan Kabupaten Sleman itu bisa lebih tertata," katanya.
Kabul mengatakan, permaslahan lahan sudah tidak menjadi kendala. Sebab, dari luas total empat hektare itu sebagian tanahnya merupakan milik perseorangan. Sedangkan sebagian lagi merupakan tanah kas desa (TKD).
"Bentuk kerjasamanya, desa hanya menyediakan lahan TKD dengan cara sewa. Untuk pendanaan pembangunan fasilitas dan penataan kawasan ditanggung oleh investor," katanya.
Baca juga: Dispar Kabupaten Sleman gencar sosialisasikan wisata halal
Ia mengatakan, saat ini proses pekerjaan baru sebatas mempersiapkan dan menata lahan mengunakan alat berat. Nantinya, ditargetkan destinasi wisata ini sudah selesai setelah Hari Raya Idul Fitri 2020.
"Harapan kami dengan keberadaan fasilitas ini nantinya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar," katanya.
"Nantinya taman yang juga berfungsi sebagai embung air tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Sleman," kata Kepala Desa Tridadi Kabul Mudji Basuki di Sleman, Minggu.
Baca juga: Dinas Pariwisata Sleman meluncurkan "Calendar of Event 2020", kenalkan wisata menarik
Menurut dia, taman seluas sekitar 4,5 hektare tersebut sebagian di tanah kas milik Pemerintah Desa (Pemdes) Tridadi dan sebagian milik perseorangan akan dikelola dengan mengandeng investor.
"Taman Tirta Arta akan mengusung konsep baru. Di kawasan wisata embung ini nantinya akan didesain dengan mengadopsi konsep wisata Kampung rawa di Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah," katanya.
Ia mengatakan, nanti akan dibuat kuliner apung, pengelolaanya oleh desa bekerjasama dengan rekanan.
"Ini sebagai salah satu langkah inovasi pemdes. Hal ini untuk menindaklanjuti usulan dari Pemkab Sleman agar area yang lokasinya masih satu kompleks dengan kawasan pusat Pemerintahan Kabupaten Sleman itu bisa lebih tertata," katanya.
Kabul mengatakan, permaslahan lahan sudah tidak menjadi kendala. Sebab, dari luas total empat hektare itu sebagian tanahnya merupakan milik perseorangan. Sedangkan sebagian lagi merupakan tanah kas desa (TKD).
"Bentuk kerjasamanya, desa hanya menyediakan lahan TKD dengan cara sewa. Untuk pendanaan pembangunan fasilitas dan penataan kawasan ditanggung oleh investor," katanya.
Baca juga: Dispar Kabupaten Sleman gencar sosialisasikan wisata halal
Ia mengatakan, saat ini proses pekerjaan baru sebatas mempersiapkan dan menata lahan mengunakan alat berat. Nantinya, ditargetkan destinasi wisata ini sudah selesai setelah Hari Raya Idul Fitri 2020.
"Harapan kami dengan keberadaan fasilitas ini nantinya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perusahaan swasta nasional komitmen jaga lingkungan dan ekonomi masyarakat Lampung
24 December 2025 18:08 WIB
Warga lereng Gunung Merapi dan Merbabu di Boyolali gelar kirab budaya Temu Tirta
21 July 2023 8:40 WIB, 2023
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022