Bisnis Ciputra di luar negeri tetap dilindungi
Kamis, 28 November 2019 18:11 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat diwawancarai awak media usai melayat Almarhum Ciputra di Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019) (Antara News/Dewa Wiguna)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan perlindungan terhadap investasi dan bisnis yang dijalankan Ciputra di luar negeri setelah pengusaha senior itu meninggal dunia.
"Kami melakukan komunikasi sangat baik dengan Ciputra Grup, untuk terus memantau bisnis yang dilakukan Ciputra di luar negeri," katanya saat melayat di Almarhum Ciputra di Jakarta, Kamis.
Menlu menyebut pengusaha properti itu memiliki jaringan bisnis di luar negeri salah satunya di Vietnam.
Dia menjelaskan Kementerian Luar Negeri tidak hanya memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia di luar negeri tetapi juga bisnis warga negara Indonesia (WNI).
"Di dalam Kemenlu ada direktorat tidak hanya perlindungan WNI tapi badan hukum Indonesia di luar negeri tentunya menjadi kewajiban pemerintah juga untuk memberikan perlindungan bagi investasi kita di luar negeri," imbuh Menlu Retno.
Terkait dengan Ciputra, Menlu mengaku memiliki banyak kesan salah satunya kontribusi pengusaha yang identik dengan topi itu untuk ikut memberikan pemberdayaan melalui berbagi pengalaman kewirausahaan dengan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di ASEAN.
Ciputra meninggal dunia pada Rabu (27/11) di Singapura sekitar pukul 01.05 waktu setempat.
Forbes melalui laman dalam jaringan menyebutkan Ciputra memiliki total kekayaan senilai 1,1 miliar dolar AS dan berada di urutan 1.941 dunia, per 5 Maret 2019.
Forbes juga menyebutkan Ciputra yang sudah 30 tahun menjadi pengusaha itu mengelola bisnis di 33 kota.
Tidak hanya properti, bisnis Ciputra juga bergerak di kesehatan, media dan telekomunikasi serta asuransi.
Baca juga: Pengusaha nasional Ciputra meninggal dunia
"Kami melakukan komunikasi sangat baik dengan Ciputra Grup, untuk terus memantau bisnis yang dilakukan Ciputra di luar negeri," katanya saat melayat di Almarhum Ciputra di Jakarta, Kamis.
Menlu menyebut pengusaha properti itu memiliki jaringan bisnis di luar negeri salah satunya di Vietnam.
Dia menjelaskan Kementerian Luar Negeri tidak hanya memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia di luar negeri tetapi juga bisnis warga negara Indonesia (WNI).
"Di dalam Kemenlu ada direktorat tidak hanya perlindungan WNI tapi badan hukum Indonesia di luar negeri tentunya menjadi kewajiban pemerintah juga untuk memberikan perlindungan bagi investasi kita di luar negeri," imbuh Menlu Retno.
Terkait dengan Ciputra, Menlu mengaku memiliki banyak kesan salah satunya kontribusi pengusaha yang identik dengan topi itu untuk ikut memberikan pemberdayaan melalui berbagi pengalaman kewirausahaan dengan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di ASEAN.
Ciputra meninggal dunia pada Rabu (27/11) di Singapura sekitar pukul 01.05 waktu setempat.
Forbes melalui laman dalam jaringan menyebutkan Ciputra memiliki total kekayaan senilai 1,1 miliar dolar AS dan berada di urutan 1.941 dunia, per 5 Maret 2019.
Forbes juga menyebutkan Ciputra yang sudah 30 tahun menjadi pengusaha itu mengelola bisnis di 33 kota.
Tidak hanya properti, bisnis Ciputra juga bergerak di kesehatan, media dan telekomunikasi serta asuransi.
Baca juga: Pengusaha nasional Ciputra meninggal dunia
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub Lampung sebut temu bisnis udang perluas penyerapan produk perikanan
19 December 2025 20:10 WIB
Telkomsel lanjutkan akselerasi UKM Sumsel dengan teknologi AI lewat Program DCE ke-5
18 December 2025 16:37 WIB
PT MBK Ventura gelar literasi keuangan, salurkan CSR ke 21 masjid di Labuhan Maringgai
12 December 2025 16:55 WIB
Kepri, Jateng, Lampung dan Malut siap gali potensi produk untuk pasar internasional
15 June 2025 11:18 WIB
Terpopuler - Investasi
Lihat Juga
THR untuk pekerja, ASN dan TNI/Polri dibayarkan tujuh hari sebelum Lebaran
19 April 2021 17:44 WIB, 2021
Jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated diubah jadi Tol Sheikh Mohamed bin Zayed, DPR berikan sorotan tajam
18 April 2021 9:13 WIB, 2021
Hutama Karya sebut Tol Trans Sumatera bisa tekan biaya logistik 24 persen
16 April 2021 20:07 WIB, 2021
Produsen bulu mata dan rambut palsu asal Semarang mampu tembus pasar Bulgaria
16 April 2021 10:45 WIB, 2021
Bersandar di Tanggamus, tanker raksasa pengangkut minyak Pertamina tiba di Indonesia
15 April 2021 20:17 WIB, 2021