Masyarakat Mesuji keluhkan kabut asap
Minggu, 13 Oktober 2019 13:31 WIB
Masyarakat Mesuji Keluhkan Kabut Asap (Lampung. Antaranews. com/ Raharja)
Mesuji (ANTARA) - Masyarakat Mesuji Provinsi Lampung mengeluhkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.
"Saat ini kabut asap mulai terjadi lagi, meski sempat hujan namun kabut asap saat ini mulai pekat, sehingga kalau ingin keluar rumah harus pakai masker," kata salah satu warga Kecamatan Simpang Pematang , Erni, di Mesuji, Minggu.
Selain kabut asap, warga juga menyebutkan kondisi cuaca panas ekstrem juga melanda daerah mereka.
Sehubungan itu, Erni dan warga lain meminta pemilik lahan tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat saat ini dalam keadaan musim kemarau sehingga sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan.
"Harapannya pemerintah mampu mengatasi karhutla yang terjadi, tapi kalau warga tidak membakar lahan tentu tidak terjadi kebakaran, jadi mohon lah pengertiannya kepada warga pemilik lahan itu untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," kata Erni
Warga Kecamatan Mesuji Timur, Wati, mengeluhkan kabut asap yang kembali terjadi di Mesuji Lampung.
ia mengatakan membatasi aktivitas di luar rumah.
"Kabut asapnya kembali terjadi, anak saya sekarang saya larang untuk bermain di luar rumah, keluar rumah itu kalau ada kepentingan saja, dan kalau keluar harus pakai masker," kata Wati
.
"Saat ini kabut asap mulai terjadi lagi, meski sempat hujan namun kabut asap saat ini mulai pekat, sehingga kalau ingin keluar rumah harus pakai masker," kata salah satu warga Kecamatan Simpang Pematang , Erni, di Mesuji, Minggu.
Selain kabut asap, warga juga menyebutkan kondisi cuaca panas ekstrem juga melanda daerah mereka.
Sehubungan itu, Erni dan warga lain meminta pemilik lahan tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat saat ini dalam keadaan musim kemarau sehingga sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan.
"Harapannya pemerintah mampu mengatasi karhutla yang terjadi, tapi kalau warga tidak membakar lahan tentu tidak terjadi kebakaran, jadi mohon lah pengertiannya kepada warga pemilik lahan itu untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," kata Erni
Warga Kecamatan Mesuji Timur, Wati, mengeluhkan kabut asap yang kembali terjadi di Mesuji Lampung.
ia mengatakan membatasi aktivitas di luar rumah.
"Kabut asapnya kembali terjadi, anak saya sekarang saya larang untuk bermain di luar rumah, keluar rumah itu kalau ada kepentingan saja, dan kalau keluar harus pakai masker," kata Wati
.
Pewarta : Raharja
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamentrans dukung produk program transmigrasi dari Lampung tembus pasar global
24 January 2026 22:56 WIB
BBWS Mesuji Sekampung perbaiki irigasi untuk antisipasi curah hujan tinggi
05 November 2025 19:34 WIB
KPPPA lakukan pendampingan untuk anak yang dikurung dan dirantai di Mesuji
29 October 2025 19:08 WIB
Pemprov Lampung sebut anak kasus perantaian telah dapat pelayanan kesehatan
21 October 2025 15:52 WIB
Pemerintah Provinsi Lampung dampingi intensif keluarga kasus anak dirantai
21 October 2025 13:47 WIB
Pimpin apel perdana paska dilantik, Wakil Bupati Mesuji beri ultimatum para pejabat
25 February 2025 9:39 WIB
Terpopuler - Mesuji
Lihat Juga
Wamentrans dukung produk program transmigrasi dari Lampung tembus pasar global
24 January 2026 22:56 WIB
Pimpin apel perdana paska dilantik, Wakil Bupati Mesuji beri ultimatum para pejabat
25 February 2025 9:39 WIB
Pj Bupati Mesuji resmi luncurkan penanaman jagung serentak 1 juta hektare
22 January 2025 7:49 WIB, 2025