Masyarakat Mesuji bersyukur atas hujan
Rabu, 28 Agustus 2019 7:36 WIB
Masyarakat Kabupaten Mesuji , Provinsi Lampung , bersyukur setelah hujan terjadi di daerah itu (Lampung.Antaranews.com/Raharja)
Mesuji (ANTARA) - Masyarakat Kabupaten Mesuji , Provinsi Lampung , bersyukur atas hujan setelah kemarau panjang melanda daerah itu.
"Kami merasa lega setelah hujan turun, tanaman padi bisa tumbuh dan bisa panen pada Oktober mendatang," kata Boyani , seorang petani di Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji , Rabu .
Kekeringan yang melanda areal persawahan di wilayahnya mengancam gagal panen karena debit air saluran irigasi mengering.
Tanaman padi setelah tanam terjadi kekeringan akibat kemarau panjang tersebut.
Curah hujan yang cukup tinggi berlangsung pada Selasa hingga Rabu pagi
"Kami berharap hujan turun terus terjadi sehingga bisa sawah terselamatkan dari ancaman gagal panen," katanya.
Hal senada juga disampikn Syahril , seorang petani , Kecamatan Simpang Pematang .
Ia mengaku curah hujan yang berlangsung Selasa sore hingga Rabu pagi bisa memenuhi kebutuhan air persawahan.
Areal persawahan di daerah itu hanya mengandalkan sawah tadah hujan karena tidak memiliki jaringan irigasi.
Saat ini, diperkirakan tanaman padi di wilayahnya ratusan hektare mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.
"Jika tidak ada hujan dipastikan tanaman padi mati dan gagal panen.
"Kami merasa lega setelah hujan turun, tanaman padi bisa tumbuh dan bisa panen pada Oktober mendatang," kata Boyani , seorang petani di Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji , Rabu .
Kekeringan yang melanda areal persawahan di wilayahnya mengancam gagal panen karena debit air saluran irigasi mengering.
Tanaman padi setelah tanam terjadi kekeringan akibat kemarau panjang tersebut.
Curah hujan yang cukup tinggi berlangsung pada Selasa hingga Rabu pagi
"Kami berharap hujan turun terus terjadi sehingga bisa sawah terselamatkan dari ancaman gagal panen," katanya.
Hal senada juga disampikn Syahril , seorang petani , Kecamatan Simpang Pematang .
Ia mengaku curah hujan yang berlangsung Selasa sore hingga Rabu pagi bisa memenuhi kebutuhan air persawahan.
Areal persawahan di daerah itu hanya mengandalkan sawah tadah hujan karena tidak memiliki jaringan irigasi.
Saat ini, diperkirakan tanaman padi di wilayahnya ratusan hektare mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.
"Jika tidak ada hujan dipastikan tanaman padi mati dan gagal panen.
Pewarta : Raharja
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabupaten dan kota di Lampung diminta waspada hadapi pergerakan siklon tropis
11 December 2025 21:51 WIB
Pemprov Sumut kirim bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor di empat kabupaten
26 November 2025 5:46 WIB
Kabupaten/kota di Lampung diminta tingkatkan layanan kesehatan bayi prematur
17 November 2025 20:26 WIB
Terpopuler - Mesuji
Lihat Juga
Wamentrans dukung produk program transmigrasi dari Lampung tembus pasar global
24 January 2026 22:56 WIB
Pimpin apel perdana paska dilantik, Wakil Bupati Mesuji beri ultimatum para pejabat
25 February 2025 9:39 WIB
Pj Bupati Mesuji resmi luncurkan penanaman jagung serentak 1 juta hektare
22 January 2025 7:49 WIB, 2025