Sertifikat NKV diberikan kepada enam peternak ayam Lampung
Jumat, 21 Juni 2019 15:47 WIB
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita menyerahkan sertifikat NKV kepada peternak ayam di Lampung, di Lampung Timur, Kamis (20/6/2019) (Antara Lampung/Damiri)
Lampung Timur (ANTARA) - Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita menyerahkan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) kepada enam peternak ayam dari berbagai kabupaten yang ada di Lampung.
"Kita sudah berikan sertifikat yang artinya peternak terbaik dari Lampung Timur, Pesawaran, Lampung Selatan, dan beberapa kabupaten lainnya," kata dia, usai penyerahan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) di Lampung Timur, Kamis.
Menurut dia, apa yang telah dilakukan oleh masyarakat dari berbagai kabupaten khususnya di Lampung Timur ini sangat bermanfaat untuk masa depan generasi penerus.
"Terus terang saja saya berharap jangan sampai terjadi anti mikro biosistem karena badan pangan sedunia (FAO) sendiri sudah menyarankan kepada kita dan undang-undang juga mengamanatkan untuk meminimalkan penggunaan antibiotik pada hewan," kata dia.Baca juga: FAO-Antara beri pembekalan pada media soal zoonosis di Indonesia
Dia sangat yakin bahwa bisnis yang telah dijalankan oleh masyarakat setempat tersebut adalah bisnis yang sangat cerah.
Ia menjelaskan, saat ini masyarakat telah melirik meat white atau daging putih seperti unggas, kelinci dan lainnya.
"Ini adalah bisnis yang menjanjikan ke depannya," kata dia lagi.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita itu mengunjungi Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
I Ketut mengunjungi Kabupaten Lampung Timur dalam rangka Sarasehan Peternak Ayam Petelur dan Perayaan HUT ke-1 PPN Lampung yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan setempat.Baca juga: Kementan-FAO dorong peternak unggas terapkan manajemen "Biosecurity 3 Zona"
"Kita sudah berikan sertifikat yang artinya peternak terbaik dari Lampung Timur, Pesawaran, Lampung Selatan, dan beberapa kabupaten lainnya," kata dia, usai penyerahan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) di Lampung Timur, Kamis.
Menurut dia, apa yang telah dilakukan oleh masyarakat dari berbagai kabupaten khususnya di Lampung Timur ini sangat bermanfaat untuk masa depan generasi penerus.
"Terus terang saja saya berharap jangan sampai terjadi anti mikro biosistem karena badan pangan sedunia (FAO) sendiri sudah menyarankan kepada kita dan undang-undang juga mengamanatkan untuk meminimalkan penggunaan antibiotik pada hewan," kata dia.Baca juga: FAO-Antara beri pembekalan pada media soal zoonosis di Indonesia
Dia sangat yakin bahwa bisnis yang telah dijalankan oleh masyarakat setempat tersebut adalah bisnis yang sangat cerah.
Ia menjelaskan, saat ini masyarakat telah melirik meat white atau daging putih seperti unggas, kelinci dan lainnya.
"Ini adalah bisnis yang menjanjikan ke depannya," kata dia lagi.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita itu mengunjungi Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
I Ketut mengunjungi Kabupaten Lampung Timur dalam rangka Sarasehan Peternak Ayam Petelur dan Perayaan HUT ke-1 PPN Lampung yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan setempat.Baca juga: Kementan-FAO dorong peternak unggas terapkan manajemen "Biosecurity 3 Zona"
Pewarta : Agus Wira Sukarta dan Damiri
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerataan produksi ayam dan telur di luar Jawa disiapkan untuk tekan harga
22 November 2025 17:43 WIB
Mentan pastikan Lartas etanol-tapioka segera berlaku untuk lindungi petani
20 September 2025 22:45 WIB
Terpopuler - Komoditas
Lihat Juga
Promo bulan Ramadhan, PLN beri diskon tambah daya hingga 5.500 VA hanya Rp200 ribu
23 March 2023 10:04 WIB, 2023
Kementan gulirkan PSR untuk tingkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit
16 March 2023 20:22 WIB, 2023
Pertamina gandeng Grab hadirkan layanan pesan antar BrightGas melalui GrabMart
16 March 2023 15:37 WIB, 2023
Pupuk Indonesia salurkan 1,42 juta ton pupuk bersubsidi dari Januari hingga Maret
09 March 2023 22:32 WIB, 2023
Pertamina apresiasi masyarakat Lampung dukung penyaluran BBM tepat sasaran
09 March 2023 17:20 WIB, 2023