Wagub Lampung dorong ekonomi syariah
Selasa, 28 Agustus 2018 20:34 WIB
Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat membuka acara Seminar Nasional Ekonomi Islam di Kampus Universitas Muhammadiyah Lampung, di Bandarlampung, Selasa (28/8) (Foto: ist)
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri ?terus mendorong ekonomi syariah agar terus tumbuh dan berkembang secara signifikan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah setempat.
"Ekonomi syariah di Lampung memiliki potensi untuk maju dan berkembang," kata Bachtiar saat membuka acara Seminar Nasional Ekonomi Islam dengan tema Peran Asuransi Syariah Dalam Pengembangan Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah, di Kampus Universitas Muhammadiyah Lampung, di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengharapkan ?melalui Seminar Nasional Ekonomi Islam itu mampu mendukung dan menumbuhkan wawasan, pengalaman serta mendorong kreativitas dalam melahirkan suatu konsep/sistem ekonomi syariah untuk kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.
Wagub Bachtiar mengapresiasi dan mendukung kegiatan seminar tersebut dalam rangka melahirkan suatu konsep atau sistem ekonomi syariah di Lampung.
Menurutnya, apabila bicara ekonomi syariah, tentu harus siap melakukan pengorbanan, karena apapun hasil yang ?diperoleh, sekitar 2,5 persen adalah milik orang lain.
"Seminar ini akan berjalan baik, dan ada satu hal yang harus ditanamkan, bahwa kita sebagai seorang muslim harus menapaktilasi semangat pengorbanan tersebut," jelasnya.
Wagub Bachtiar berharap semua pihak terkait dapat bersinergitas dan menindaklanjuti apa yang diperoleh dari seminar nasional ini, sehingga Lampung dapat menjadi garda terdepan dalam hal ekonomi syariah.
"Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan sistem atau konsep ekonomi syariah yang baik, sehingga Lampung dapat menjadi yang terdepan terkait ekonomi syariah. ?Universitas Muhammadiyah Lampung diharapkan mampu menjadi embrio tumbuhnya ekonomi syariah di Lampung," harapnya.
Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI), Nurul Huda, menjelaskan Seminar Nasional Ekonomi Islam ini merupakan program kerja yang terus digulirkan dari satu Provinsi ke Provinsi yang lain.
"Kegiatan ini sudah dilaksanakan di Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa. Kini kegiatan ini dilaksanakan di Sumatera," jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh para peserta dengan baik,??dalam rangka mengedukasikan ekonomi syariah kepada Masyarakat.
"Semoga kegiatan ini memperoleh Ridho Allah SWT, sehingga kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana mestinya," harapnya.
Rektor UM Lampung Dr. Dalman memberikan apresiasi dan mendorong penuh atas terselenggaranya seminar nasional ekonomi syariah. "
"Alhamdulillah kita bisa melaksanakan seminar ini, dalam rangka untuk mengedukasi masyarakat Lampung, khususnya para pelajar/mahasiswa, karena edukasi ini harus dikenalkan kepada masyarakat sejak dini," jelas Dalman.
Ia menjelaskan bahwa sudah saatnya masyarakat Lampung untuk dapat memahami tentang 0erbankan syariah, mengingat masih banyak masyarakat yang masih ragu dengan perbankan syariah.
"Ini adalah peluang baik untuk memahami terkait ekonomi syariah. Untuk itu, diharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan seminar nasional ini dengan baik," harapnya.
Acara seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber pilihan, diantaranya Moch. Muchlasin (Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan IKNB DPP IAIE/Direktur IKNB Syariah OJK), Awang Muda Satria (Senior Executive Curriculum Development Prudential Indonesia), Dr. Ayi Ahadiyat (Ketua ISEI Lampung), dan Ketua OJK Lampung Indra Krisna.
"Ekonomi syariah di Lampung memiliki potensi untuk maju dan berkembang," kata Bachtiar saat membuka acara Seminar Nasional Ekonomi Islam dengan tema Peran Asuransi Syariah Dalam Pengembangan Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah, di Kampus Universitas Muhammadiyah Lampung, di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengharapkan ?melalui Seminar Nasional Ekonomi Islam itu mampu mendukung dan menumbuhkan wawasan, pengalaman serta mendorong kreativitas dalam melahirkan suatu konsep/sistem ekonomi syariah untuk kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.
Wagub Bachtiar mengapresiasi dan mendukung kegiatan seminar tersebut dalam rangka melahirkan suatu konsep atau sistem ekonomi syariah di Lampung.
Menurutnya, apabila bicara ekonomi syariah, tentu harus siap melakukan pengorbanan, karena apapun hasil yang ?diperoleh, sekitar 2,5 persen adalah milik orang lain.
"Seminar ini akan berjalan baik, dan ada satu hal yang harus ditanamkan, bahwa kita sebagai seorang muslim harus menapaktilasi semangat pengorbanan tersebut," jelasnya.
Wagub Bachtiar berharap semua pihak terkait dapat bersinergitas dan menindaklanjuti apa yang diperoleh dari seminar nasional ini, sehingga Lampung dapat menjadi garda terdepan dalam hal ekonomi syariah.
"Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan sistem atau konsep ekonomi syariah yang baik, sehingga Lampung dapat menjadi yang terdepan terkait ekonomi syariah. ?Universitas Muhammadiyah Lampung diharapkan mampu menjadi embrio tumbuhnya ekonomi syariah di Lampung," harapnya.
Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI), Nurul Huda, menjelaskan Seminar Nasional Ekonomi Islam ini merupakan program kerja yang terus digulirkan dari satu Provinsi ke Provinsi yang lain.
"Kegiatan ini sudah dilaksanakan di Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa. Kini kegiatan ini dilaksanakan di Sumatera," jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh para peserta dengan baik,??dalam rangka mengedukasikan ekonomi syariah kepada Masyarakat.
"Semoga kegiatan ini memperoleh Ridho Allah SWT, sehingga kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana mestinya," harapnya.
Rektor UM Lampung Dr. Dalman memberikan apresiasi dan mendorong penuh atas terselenggaranya seminar nasional ekonomi syariah. "
"Alhamdulillah kita bisa melaksanakan seminar ini, dalam rangka untuk mengedukasi masyarakat Lampung, khususnya para pelajar/mahasiswa, karena edukasi ini harus dikenalkan kepada masyarakat sejak dini," jelas Dalman.
Ia menjelaskan bahwa sudah saatnya masyarakat Lampung untuk dapat memahami tentang 0erbankan syariah, mengingat masih banyak masyarakat yang masih ragu dengan perbankan syariah.
"Ini adalah peluang baik untuk memahami terkait ekonomi syariah. Untuk itu, diharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan seminar nasional ini dengan baik," harapnya.
Acara seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber pilihan, diantaranya Moch. Muchlasin (Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan IKNB DPP IAIE/Direktur IKNB Syariah OJK), Awang Muda Satria (Senior Executive Curriculum Development Prudential Indonesia), Dr. Ayi Ahadiyat (Ketua ISEI Lampung), dan Ketua OJK Lampung Indra Krisna.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela hadir di Magelang untuk ikut retret
27 February 2025 12:38 WIB, 2025
Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung mengikuti pelantikan kepala daerah di Jakarta
20 February 2025 16:57 WIB, 2025
Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela resmi dilantik jadi Gubernur-Wakil Gubernur Lampung
20 February 2025 10:43 WIB, 2025
KPU tetapkan dua peserta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung
22 September 2024 18:14 WIB, 2024
Ketua DPRD Lampung ucapkan terima kasih dan apresiasi dedikasi Wakil Gubernur Lampung
03 November 2023 16:13 WIB, 2023
Terpopuler - Pemprov Lampung
Lihat Juga
Pemprov Lampung segera kembangkan Kawasan Industri Way Kanan untuk hilirisasi
24 April 2026 18:04 WIB