Harga Cabai Mulai Turun
Selasa, 16 Desember 2014 8:45 WIB
Petani Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung sedang memanen buah cabai merah besar. (Foto ANTARA/M.Tohamaksun)
Bandarlampung (Antara Lampung) - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional dan modern di Kota Bandarlampung
mulai turun tipis menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2015, namun harganya masih jauh lebih mahal dibandingkan harganya normalnya.
Sejumlah pedagang cabai di Pasar Sukarame Bandarlampung, Selasa, menyebutkan harga cabai telah turun berkisar Rp10.000- Rp20.000 untuk setiap kilogramnya.
"Panen cabai mulai berlangsung sebagian, dan pasokannya sudah makin lancar. Meski demikian, harganya masih jauh di atas harganya normalnya," kata Rubiah, salah satu pedagang cabai setempat.
Ia menyebutkan harga cabai rawit kini mencapai Rp80.000/kg, cabai merah keriting Rp70.000/kg dan cabai hijau Rp40.000/kg.
Pada minggu lalu, harga cabai rawit mencapai Rp100.000/kg dan cabai merah keriting Rp80.000/kg.
Harga normal cabai rawit di Pasar Sukarame hanya Rp20.000/kg, cabai merah keriting Rp15.000/kg dan cabai hijau Rp12.000/kg.
Para pedagang memperkirakan harga cabai masih akan turun karena permintaan atas bumbu masak itu tidak mengalami peningkatan tinggi menjelang Natal dan Tahun Baru.
Sejumlah pengunjung Pasar Sukarame menyebutkan harga cabai sekarang ini masih sangat tinggi sehingga mereka hanya membeli cabai secukupnya saja.
"Warga umumnya membeli cabai hanya Rp5.000 saja, dan penggunaannya digunakan seperlunya saja," kata Lusi, salah satu pengunjung pasar setempat.
Sementara di pasar modern di Bandarlampung, harga cabai yang pekan lalu berkisar Rp90.000- Rp109.000/kg, kini harganya berkisar Rp80.000- Rp93.000/kg. Harga cabai rawit yang minggu lalu mencapai Rp90 ribu/kg, kini turun jadi Rp80.000/kg, dan cabai merah besar turun dari Rp109.000/kg menjadi Rp93.000/kg.
Kenaikan harga cabai disebabkan musim kemarau panjang lalu sehingga banyak petani yang tidak bisa mengolah lahannya. Setelah musim hujan berlangsung, para petani mulai mengolah lahannya dengan menanam berbagai jenis tanaman, termasuk cabai.
Sentra pertanian cabai di Lampung, di antaranya adalah daerah Kabupaten Lampung Barat, Pesawaran dan Lampung Selatan. Meski demikian, sebagian kebutuhan akan cabai masih didatangkan dari Pulau Jawa.
mulai turun tipis menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2015, namun harganya masih jauh lebih mahal dibandingkan harganya normalnya.
Sejumlah pedagang cabai di Pasar Sukarame Bandarlampung, Selasa, menyebutkan harga cabai telah turun berkisar Rp10.000- Rp20.000 untuk setiap kilogramnya.
"Panen cabai mulai berlangsung sebagian, dan pasokannya sudah makin lancar. Meski demikian, harganya masih jauh di atas harganya normalnya," kata Rubiah, salah satu pedagang cabai setempat.
Ia menyebutkan harga cabai rawit kini mencapai Rp80.000/kg, cabai merah keriting Rp70.000/kg dan cabai hijau Rp40.000/kg.
Pada minggu lalu, harga cabai rawit mencapai Rp100.000/kg dan cabai merah keriting Rp80.000/kg.
Harga normal cabai rawit di Pasar Sukarame hanya Rp20.000/kg, cabai merah keriting Rp15.000/kg dan cabai hijau Rp12.000/kg.
Para pedagang memperkirakan harga cabai masih akan turun karena permintaan atas bumbu masak itu tidak mengalami peningkatan tinggi menjelang Natal dan Tahun Baru.
Sejumlah pengunjung Pasar Sukarame menyebutkan harga cabai sekarang ini masih sangat tinggi sehingga mereka hanya membeli cabai secukupnya saja.
"Warga umumnya membeli cabai hanya Rp5.000 saja, dan penggunaannya digunakan seperlunya saja," kata Lusi, salah satu pengunjung pasar setempat.
Sementara di pasar modern di Bandarlampung, harga cabai yang pekan lalu berkisar Rp90.000- Rp109.000/kg, kini harganya berkisar Rp80.000- Rp93.000/kg. Harga cabai rawit yang minggu lalu mencapai Rp90 ribu/kg, kini turun jadi Rp80.000/kg, dan cabai merah besar turun dari Rp109.000/kg menjadi Rp93.000/kg.
Kenaikan harga cabai disebabkan musim kemarau panjang lalu sehingga banyak petani yang tidak bisa mengolah lahannya. Setelah musim hujan berlangsung, para petani mulai mengolah lahannya dengan menanam berbagai jenis tanaman, termasuk cabai.
Sentra pertanian cabai di Lampung, di antaranya adalah daerah Kabupaten Lampung Barat, Pesawaran dan Lampung Selatan. Meski demikian, sebagian kebutuhan akan cabai masih didatangkan dari Pulau Jawa.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bapanas catat harga cabai rawit Rp65.880/kg dan bawang merah Rp42.629/kg
09 July 2025 11:12 WIB, 2025
Bapanas sebut harga cabai rawit merah Rp60.932/kg dan telur ayam Rp29.060/kg
27 April 2025 7:44 WIB, 2025
Bapanas catat harga bawang merah Rp42.876/kg, cabai rawit merah Rp79.371/kg
22 April 2025 10:33 WIB, 2025
BI Lampung uji coba pengembangan hilirisasi komoditas bawang merah dan cabai
26 October 2024 20:13 WIB, 2024
Satu juta bibit cabai merah siap dibagikan ke kelompok tani di Bangka Tengah
03 March 2024 7:27 WIB, 2024
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Mulai Februari, penerbangan internasiol melalui Bandara Radin Inten Lampung
14 January 2019 10:31 WIB, 2019
KAI sediakan tiket angkutan terusan rute kertapati-tanjungkarang-gambir
14 December 2018 13:39 WIB, 2018