Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Sejumlah warga lintas profesi dan para tokoh di Lampung berinisiatif membuka Warung Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai tempat berkumpul dan berdialog tentang pasangan calon presiden-wapres untuk Pemilihan Presiden 2014.

Kalangan kampus, profesional, pengusaha, aktivis, kelompok agama dan sejumlah kalangan lintas profesi dan lintas generasi, di Bandarlampung, Kamis (29/5), menyepakati Warung Jokowi-JK ini segera dibuka dan dioperasionalkan pada berbagai lokasi di Bandarlampung maupun kabupaten/kota lainnya.

Salah satu tokoh muda dari kalangan kampus di Lampung yang minta namanya tidak disebutkan, menegaskan bahwa dukungan yang diberikan kepada pasangan Jokowi-JK ini tidak lain karena sosoknya yang selalu bekerja keras, rajin turun ke bawah (blusukan), dekat dan mendengarkan suara serta aspirasi masyarakat, jujur dan sederhana tapi juga berani dan tegas sehingga dinilai layak memimpin Indonesia ke depan.

Keberadaan Warung Jokowi-JK itu merupakan bentuk kepedulian atas perkembangan politik aktual secara nasional saat ini, menjelang Pilpres 2014.

Karena itu, dia berinisiatif mengajak berbagai kalangan tua-muda, pria-wanita, warga biasa maupun tokoh masyarakat, tokoh agama serta pengusaha untuk bergabung agar dapat bersama-sama mengenalkan sekaligus mempromosikan pasangan Jokowi-JK ke tengah masyarakat.

Menurut Tanjung, salah satu penggerak Warung Jokowi-JK itu, aktivitas dukungan yang diberikan kepada pasangan Jokowi-JK tidak semata bermotif politik transaksional atau bermuatan finansial, melainkan merupakan bentuk kepedulian warga atas masa depan bangsa Indonesia.

"Kita tak bisa tinggal diam melihat tokoh yang baik dan jujur seperti Jokowi dan Jusuf Kalla menghadapi persaingan keras pemilihan presiden saat ini, sehingga tergerak menggalang simpati dan dukungan untuk kemenangan bagi kemajuan bangsa Indonesia," ujar dia lagi.

Dia menegaskan bahwa Presiden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan yang paling bertanggungjawab atas penyelesaian semua masalah bangsa ini, sehingga sosok pemimpin negeri ini ke depan haruslah pribadi yang sudah teruji agar dapat menyelesaikan problematika negeri ini dengan baik.

Beberapa pengamat sosial politik di Lampung menyatakan adanya polarisasi di tengah masyarakat atas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2014 kali ini, satu pihak mendukung Jokowi-Jusuf Kalla, namun pada pihak lain yang mendukung Prabowo-Hatta Rajasa.

Sebelumnya, pengamat politik dari FISIP Universitas Lampung (Unila), Dr Syarief Makhya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei, pasangan Jokowi-JK diperkirakan dapat meraih dukungan mayoritas kendati harus menghadapi (kompetitor) pesaing utama yaitu Prabowo-Hatta Rajasa.

Menurut Syarief, berdasarkan hasil kebanyakan survei tentang para kandidat calon presiden yang disebut-sebut layak memimpin Indonesia, Jokowi memiliki basis dukungan yang mencapai 10 persen di atas kandidat lainnya.

Namun masih terdapat sekitar 40 persen warga yang punya hak pilih, masih belum menentukan siapa yang akan didukung untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Massa mengambang (swing votter) inilah yang akan menjadi penentu dukungan siapa pemenang Pilpres 2014 ini.


Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026