Perburuan Ikan Paus Dihentikan
Kamis, 21 Februari 2013 15:14 WIB
Kutub Utara (www.google.com).
Canberra, 21/2 (Antara/Xinhua-OANA) - Jepang untuk sementara membekukan perburuan tahunannya terhadap ikan paus setelah kelompok anti-penangkapan ikan paus Sea Shepherd menuduh Kapal Nisshin Maru menabrak kapalnya dalam aksi "jalan kemarahan", saat pemrotes berusaha mencegah kapal penagkap ikan paus itu mengisi bahan bakar.
Menteri Lingkungan Hidup Australia Tony Burke mengatakan dalam satu program berita ABC, Kamis, kelompok anti-penangkapan ikan paus itu pada Rabu menyatakan dua kapalnya --Steve Irwin dan Bob Barker--ditabrak oleh satu kapal Jepang di perairan Kutub Selatan Australia. Sea Shepherd mengatakan serangan tersebut terjadi setelah mereka diperintahkan untuk meninggalkan daerah itu oleh salah satu kapal dalam armada perburuan ikan paus Jepang.
Kelompok tersebut juga menyatakan penjaga pantai bersenjata dari Jepang melemparkan granat ke arah pegiat di kapal itu.
Lembaga penangkapan ikan Jepang telah membantah laporan itu, tapi mengkonfirmasi salah satu kapalnya, Nisshin Maru, menabrak dua kapal milik Sea Shepherd, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis.
Namun, katanya bentrokan terjadi setelah para pegiat terlalu dekat dengan satu kapal Jepang yang sedang mengisi bahan bakar.
Menurut laporan media lokal, Lembaga Penelitian Ikan Paus Jepang telah mengumumkan lembaga tersebut telah menghentikan kegiatan untuk sementara sebab terlalu sulit untuk mengisi bahan bakar.
Menteri Lingkungan Hidup Australia Tony Burke mengatakan dalam satu program berita ABC, Kamis, kelompok anti-penangkapan ikan paus itu pada Rabu menyatakan dua kapalnya --Steve Irwin dan Bob Barker--ditabrak oleh satu kapal Jepang di perairan Kutub Selatan Australia. Sea Shepherd mengatakan serangan tersebut terjadi setelah mereka diperintahkan untuk meninggalkan daerah itu oleh salah satu kapal dalam armada perburuan ikan paus Jepang.
Kelompok tersebut juga menyatakan penjaga pantai bersenjata dari Jepang melemparkan granat ke arah pegiat di kapal itu.
Lembaga penangkapan ikan Jepang telah membantah laporan itu, tapi mengkonfirmasi salah satu kapalnya, Nisshin Maru, menabrak dua kapal milik Sea Shepherd, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis.
Namun, katanya bentrokan terjadi setelah para pegiat terlalu dekat dengan satu kapal Jepang yang sedang mengisi bahan bakar.
Menurut laporan media lokal, Lembaga Penelitian Ikan Paus Jepang telah mengumumkan lembaga tersebut telah menghentikan kegiatan untuk sementara sebab terlalu sulit untuk mengisi bahan bakar.
Pewarta : Antara/Xinhua-OANA
Editor : M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Lampung Selatan apresiasi aksi protes warga dengan tebar ikan di jalan rusak
11 April 2025 14:18 WIB
Inovasi Pangan Sehat: Mahasiswa KKN perkenalkan nugget ikan untuk cegah stunting
17 February 2025 7:32 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
BMKG prakirakan kota-kota besar di Indonesia, termasuk Lampung diguyur hujan
26 January 2025 7:40 WIB, 2025
DMC Dompet Dhuafa membuka pos bagi penyintas erupsi Gunung Ibu Halmahera
24 January 2025 10:21 WIB, 2025
BMKG prakirakan hujan guyur mayoritas wilayah Indonesia, termasuk Bandarlampung
22 January 2025 5:35 WIB, 2025
BNPB lakukan operasi modifikasi cuaca untuk kurangi banjir di Bandarlampung
20 January 2025 12:11 WIB, 2025
Jihan Nurlela sebut perlu revitalisasi mangrove untuk maksimalkan ekowisata
12 January 2025 5:06 WIB, 2025