#MORO MORO

Kumpulan berita moro moro, ditemukan 92 berita.

"Terasing di Negeri Sendiri" Edisi Inggris Terbit

Sebulan setelah peluncuran buku "Terasing di Negeri Sendiri", penerbit Indepth Publishing Bandarlampung meluncurkan edisi Inggris buku tersebut dengan judul ...

Nasib Moro Moro

Oki Hajiansyah Wahab (kiri), penulis buku "Terasing di Negeri Sendiri" saat peluncuran buku itu di Mesuji, Lampung, Rabu (18/7). Buku Oki menggambarkan perjuangan warga Moro Moro menuntut ...

Anggota DPD: Warga Moro Moro adalah WNI

Anang Prihantoro, anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Lampung menyatakan bahwa warga yang tinggal di Moro Moro, Kabupaten Mesuji, kendati hingga saat ini belum mendapatkan ...

Petani Moro Moro Segera Resmikan Pos Kesehatan

Yayasan Bimbingan Mandiri bekerjasama dengan Persatuan Petani Moro Moro Way Serdang, akan meresmikan Pos Kesehatan Masyarakat di Moro Moro, kawasan Register 45, ...

Tradisi Menulis Terus Tumbuh di Lampung

Tradisi menulis di Lampung terus tumbuh, dan diharapkan dapat semakin berkembang sebagai tradisi intelektual yang produktif.Penilaian itu mengemuka dan menjadi benang ...

Cegah Kekerasan Di Mesuji

Persatuan Petani Moro-Moro Way Serdang mengajak semua pihak di Kabupaten Mesuji, Lampung, untuk menahan diri dan tidak mengedepankan kekerasan dalam menghadapi permasalahan ...

Rekomendasi TGPF Tidak Sentuh Persoalan Agraria

Warga Mesuji Lampung menyesalkan rekomendasi akhir Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang tidak menyentuh subtansi persoalan agraria di ...

Warga Mesuji Tak Ingin Konflik Agraria Terulang

Warga Mesuji, Provinsi Lampung dalam aksi demonstrasi di Lapangan Korpri Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan tidak menginginkan ada lagi korban ...

Pengelolaan Register 45 Mesuji Disalahgunakan

Salah seorang aktivis menilai telah terjadi penyalahgunaan pengelolaan kawasan Register 45 Mesuji Lampung oleh PT Silva Inhutani sehingga menimbulkan konflik ...

Warga Moro-moro Tuntut Hak

Warga Register 45 Moromoro Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, tetap menuntut hak guna usaha diberikan kepada mereka di kawasan itu. (FOTO ANTARALAMPUNG/Eni Muslihah)