Logo Header Antaranews Lampung

BPS Lampung jamin kerahasiaan data warga pada Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 26 Juni 2026 19:00 WIB
Image Print
Ilustrasi: Petugas Sensus Ekonomi sedang melakukan apel guna memulai pendataan. Bandarlampung, Jumat (26/6/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Kami pastikan seluruh informasi yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan statistik

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung menegaskan bahwa akan menjamin kerahasiaan data yang diberikan oleh warga kepada petugas di lapangan pada Sensus Ekonomi 2026.

"Kami pastikan seluruh informasi yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan statistik," Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, di Bandarlampung, Jumat.

Oleh sebab itu, ia pun meminta kepada masyarakat untuk ikut dalam menyukseskan kegiatan sensus yang digelar setiap 10 tahun sekali ini, dengan menerima petugas dengan baik.

"Terimalah petugas kami dengan baik dan isilah data apa adanya. Kami menjamin seluruh data responden aman dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik," kata dia.

Ahmadriswan Nasution, mengatakan Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk memotret perkembangan dunia usaha di Indonesia serta menjadi dasar pemerintah untuk membuat suatu kebijakan.

"Hasil sensus sebelumnya telah menjadi dasar lahirnya berbagai kebijakan pemerintah," kata dia.

Ia menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2006 berdasarkan data BPS ada sekitar 99,8 persen pelaku usaha merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kemudian Data menjadi dasar lahirnya Undang-Undang UMKM dan berbagai program seperti penyaluran KUR.

"Lalu pada sensus 2016 terlihat adanya transformasi UMKM menjadi usaha menengah dan besar yang kemudian mendorong lahirnya kebijakan perizinan berbasis online. Pada Sensus Ekonomi 2026, BPS juga akan mendata perkembangan usaha digital maupun nondigital yang kini tumbuh pesat di Indonesia," kata dia.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026