
PLN Lampung: Program BPBL 2025 sentuh 10.830 rumah tangga

Pada 2025 program BPBL berhasil dituntaskan dengan menyentuh 10.830 rumah tangga di Provinsi Lampung
Bandarlampung (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berhasil menuntaskan penyambungan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2025 bagi 10.830 rumah tangga di provinsi ini.
"Pada 2025 program BPBL berhasil dituntaskan dengan menyentuh 10.830 rumah tangga di Provinsi Lampung," kata Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Lampung, Heru Purwoko, di Bandarlampung, Minggu.
Ia mengatakan bahwa BPBL merupakan program pemerintah yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sambungan listrik baru secara gratis.
"Bantuan yang diberikan mencakup biaya penyambungan, instalasi rumah, sertifikasi laik operasi, dan token listrik perdana," kata dia.
Ia mengatakan keberhasilan penyambungan 100 persen atau sebanyak 10.830 penerima manfaat BPBL Tahun 2025 menjadi wujud sinergi pemerintah dan PLN dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat.
"Dengan adanya listrik, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan," kata dia.
Menurutnya pula, keberhasilan program ini mendorong peningkatan usulan penerima manfaat pada tahun berikutnya.
"Berdasarkan data usulan BPBL Tahun 2026, terdapat 30.669 rumah tangga di Provinsi Lampung yang diusulkan untuk menerima bantuan pasang baru listrik gratis ini," kata dia.
Heru Purwoko mengatakan BPBL merupakan bentuk komitmen pemerintah dan PLN dalam menghadirkan akses energi yang merata bagi seluruh masyarakat.
"Listrik bukan hanya penerangan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Kami bersyukur pelaksanaan BPBL 2025 telah terselesaikan 100 persen dan siap mendukung percepatan penyambungan bagi penerima manfaat BPBL 2026," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
