
Gubernur Lampung sebut roadmap PLN Masuk Desa bantu desa teraliri listrik

Kami sangat semangat dan mendukung penuh Program PLN Masuk Desa
Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan adanya rencana penyusunan roadmap (peta jalan) program PLN Masuk Desa dapat membantu mempercepat proses elektrifikasi agar semua desa di Provinsi Lampung mendapatkan aliran listrik.
"Kami sangat semangat dan mendukung penuh Program PLN Masuk Desa. Harapannya agar tidak ada lagi desa di Lampung yang tertinggal dalam pembangunan, khususnya dalam mendapatkan akses listrik," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan rencana penyusunan roadmap Program PLN Masuk Desa tersebut telah menargetkan seluruh desa di Provinsi Lampung teraliri listrik 100 persen pada tahun 2026, dan meningkatkan rasio elektrifikasi daerah.
"Kami pun mengapresiasi kinerja PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung dalam merespons cepat keluhan masyarakat terkait kelistrikan," katanya.
Dia menjelaskan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan PLN selama ini berjalan baik, terutama dalam penanganan gangguan listrik di masyarakat.
"Selama ini kolaborasi dengan PLN berjalan sangat baik. Aduan dan keluhan masyarakat terkait kelistrikan dapat ditangani dengan cepat. Mudah-mudahan kerjasama ini terus terjaga demi kepuasan masyarakat," ucap dia.
Ia juga memberikan apresiasi atas kecepatan PLN dalam memulihkan pasokan listrik saat terjadi gangguan atau blackout di wilayah Sumatera beberapa waktu lalu.
"Lampung menjadi wilayah dengan pemulihan listrik tercepat di Sumatera, dalam waktu sekitar dua jam, listrik sudah kembali normal," tambahnya.
Menurut dia, Pemerintah Provinsi Lampung dan PLN juga berkomitmen menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan pengembangan infrastruktur kelistrikan.
"PLN berkomitmen mendukung dan menyelaraskan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung agar pembangunan ke depan berjalan optimal," ujar dia.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
