
Pemkot Bandarlampung sebut Sukarame daerah paling banyak kuliner

Kecamatan Sukarame, tercatat sebagai wilayah dengan usaha kuliner terbanyak di Kota Bandarlampung
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengatakan bahwa Kecamatan Sukarame menjadi daerah paling banyak melakukan usaha kuliner dengan 1.297 jenis usaha.
"Kecamatan Sukarame, tercatat sebagai wilayah dengan usaha kuliner terbanyak di Kota Bandarlampung, dengan 1.297 usaha dari total 5.670 usaha," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandarlampung, Febriana, di Bandarlampung, Minggu.
Dia mengatakan bahwa data tersebut berdasarkan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu setempat. Tingginya aktivitas usaha di Sukarame tidak lepas dari pesatnya pertumbuhan kawasan permukiman serta meningkatnya perputaran ekonomi masyarakat.
"Jika dilihat berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), sektor kuliner memang menjadi penopang utama aktivitas usaha di Bandarlampung," kata dia.
Ia mengatakan, selain Sukarame, Kecamatan Kedaton tercatat memiliki 773 jenis usaha, Way Halim 762 usaha, Kemiling 721 usaha dan Tanjung Senang sebanyak 669 usaha.
"Tingginya angka tersebut menunjukkan sektor food and beverage (F&B) masih menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan di kota ini," kata dia.
Menurutnya, dengan jumlah usaha cukup tinggi di kota ini, hal itu beriringan dengan kesadaran pelaku usaha dalam mengurus legalitas juga terus meningkat.
"Bahkan, dalam satu hari DPMPTSP mampu menerbitkan hingga 452 izin usaha," kata dia.
Febriana mengimbau masyarakat yang menjalankan usaha agar segera mengurus NIB sebagai identitas resmi usaha. Di mana saat ini proses perizinan saat ini dapat dilakukan secara daring melalui sistem Online Single Submission (OSS).
"Adapun persyaratan pengurusan NIB pada 2026 meliputi kepemilikan NIK (KTP), email aktif, nomor telepon, serta penentuan bidang dan lokasi usaha sesuai KBLI. Kami terus mendorong kemudahan perizinan agar investasi di Bandarlampung semakin tumbuh dan berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat,” kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
