
Polresta Bandarlampung tingkatkan patroli malam cegah perang sarung

Jadi kalau ada yang kumpul-kumpul terlebih itu remaja segera dibubarkan agar tidak terjadi benturan
Bandarlampung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandarlampung meningkatkan patroli pada malam hari guna mencegah adanya perang sarung yang dilakukan para remaja usai sholat tarawih.
"Kami bersama pemerintah kota melaksanakan patroli khusus. Beberapa kali masih ada yang mencoba berkumpul, tapi begitu petugas datang, mereka langsung membubarkan diri," kata Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan bahwa aksi kenakalan remaja tersebut kerap terjadi usai salat tarawih hingga menjelang sahur, sehingga guna mengantisipasi hal tersebut Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga harus aktif dalam melakukan pengawasan.
"Jadi kalau ada yang kumpul-kumpul terlebih itu remaja segera dibubarkan agar tidak terjadi benturan," kata dia.
Meski demikian, ia mengatakan bahwa hingga detik ini di Bandarlampung belum ditemukan adanya insiden perang sarung yang sampai menyebabkan korban luka.
“Alhamdulillah belum ada bentrokan besar yang mengakibatkan luka. Kita terus lakukan pencegahan,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana meminta satuan tugas di tingkat bawah lebih aktif melakukan pengawasan lingkungan. Satgas yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, dan Linmas harus rutin berkeliling memantau pergerakan remaja yang mencurigakan.
"Satgas harus turun ke lapangan, keliling. Kalau ada anak-anak yang mencurigakan, diingatkan dan ditanya baik-baik. Kadang orang tuanya tidak tahu anaknya keluar malam," kata dia.
Baca juga: Polresta Bandarlampung bina 15 juru parkir liar yang resahkan warga
Baca juga: Polresta Bandarlampung minta orang tua awasi anak selama Ramadhan
Baca juga: Polresta Bandarlampung lakukan "ramp check" pada kendaraan angkutan
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
