
Dewan Pers ajak insan pers untuk lebih peka terhadap suara rakyat

Tapi, cobalah, sempatkan lah, kepedulian pada nasib-nasib rakyat yang terpinggirkan itu harus sering, lebih banyak disuarakan
Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengajak insan pers untuk lebih banyak menyampaikan suara rakyat dan lebih peka terhadap nasib rakyat meskipun pers juga sedang menghadapi masalah.
"Sekarang ini kan problem pers kan untuk survive ekonomi, karena nyata dimana-mana terjadi PHK, itu agenda yang dirasakan oleh pers. Tapi, cobalah, sempatkan lah, kepedulian pada nasib-nasib rakyat yang terpinggirkan itu harus sering, lebih banyak disuarakan," katanya di Jakarta pada Jumat.
"Jadi ini alarm ya," kata Komaruddin.
Hal itu disampaikan setelah kasus bunuh diri seorang siswa sekolah dasar yang tidak mampu membeli alat tulis menjadi sorotan publik.
Komaruddin mengemukakan pentingnya upaya bersama untuk terus menyuarakan masalah-masalah akibat kemiskinan struktural supaya bisa segera ditangani.
"Kan ada ungkapan no viral, no justice. Kalau nanti ramai-ramai itu baru diperhatikan. Tapi kalau hanya satu itu nanti lupa lagi," katanya.
Komaruddin menyampaikan bahwa struktur masyarakat Indonesia masih berbentuk piramida dan masyarakat miskin berada di lapisan paling bawahnya.
Menurut dia, pemerintah dan pihak-pihak terkait harus terus diingatkan untuk mengatasi persoalan kemiskinan struktural dan mengupayakan pemerataan manfaat pembangunan.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan dan pemerataan ekonomi harus berjalan seiring.
"Kalau mengejar pertumbuhan, tapi siapa yang tumbuh? Sekarang ini yang tumbuh banyak orang kaya-kaya, tapi yang miskin kan tidak berubah," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dewan Pers ajak insan pers untuk lebih banyak sampaikan suara rakyat
Pewarta : Sinta Ambarwati
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
