Jakarta (ANTARA) - Masa depan Andy Robertson bersama Liverpool tengah berada di persimpangan dan berpotensi meninggalkan Anfield pada bursa transfer Januari 2026 setelah diminati Tottenham Hotspur.
Menurut laporan The Athletic, pelatih Tottenham Thomas Frank menginginkan Robertson segera bergabung pada bursa transfer musim dingin ini.
Kontrak Robertson akan berakhir musim panas mendatang dan hingga kini belum ada indikasi diperpanjang oleh klubnya. Situasi tersebut membuat Liverpool terbuka melepas Robertson lebih cepat.
Sejak Januari 2026, dia sudah bebas bernegosiasi dengan klub lain. Tottenham disebut sebagai salah satu peminat utama dan menjadikan Robertson sebagai target jangka pendek dan jangka panjang.
Kebutuhan mendesak di bek kiri menjadi alasan utama, setelah Ben Davies menepi cukup lama akibat retak pada bagian engkel.
Tottenham pun telah membuka pembicaraan dengan Liverpool terkait nilai transfer sang pemain. Proses negosiasi antara kedua klub masih berlangsung dan ditargetkan rampung sebelum bursa transfer musim dingin ditutup pada 31 Januari 2026.
Bila kepindahan Robertson terwujud, Liverpool akan memanggil kembali Kostas Tsimikas yang dipinjamkan ke AS Roma.
Minimnya menit bermain Tsimikas di Italia membuatnya diproyeksikan menjadi pelapis Milos Kerkez di skuad The Reds.Musim ini, peran Robertson di Liverpool memang tidak lagi dominan. Dia bukan pilihan utama dan baru mencatatkan satu gol serta satu assist dari 21 penampilan di semua kompetisi.
Sebelumnya, Robertson sempat hampir bergabung dengan Atletico Madrid pada musim panas lalu, tetapi transfer tersebut gagal terwujud.
Didatangkan dari Hull City pada 2017, Robertson menjelma menjadi salah satu bek kiri terbaik di Liga Inggris. Selama membela Liverpool, dia mencatatkan 12 gol dan 68 assist dari 363 penampilan, serta turut berkontribusi dalam raihan 10 trofi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Andy Robertson mungkin tinggalkan Liverpool bulan ini
