Logo Header Antaranews Lampung

Inggris secara resmi akui negara Palestina

Minggu, 21 September 2025 21:34 WIB
Image Print
Massa yang tergabung dalam Free Palestine Network menggelar aksi saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/9/2025). Dalam aksinya mereka meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menyerukan penghentian genosida di Palestina saat sidang umum PBB ke-80 di New York, Amerika Serikat pada Selasa (23/9). ANTARA FOTO/Reno Esnir/hma/bar (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)
Menghadapi kengerian yang semakin meningkat di Timur Tengah, kami bertindak untuk menjaga kemungkinan perdamaian dan solusi dua negara

London (ANTARA) - Inggris secara resmi mengakui negara Palestina, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pada Minggu menjelang Sidang Umum PBB.

"Menghadapi kengerian yang semakin meningkat di Timur Tengah, kami bertindak untuk menjaga kemungkinan perdamaian dan solusi dua negara," kata Starmer dalam sebuah pernyataan video.

Dia mengatakan itu berarti Israel yang aman dan terjamin berdampingan dengan negara Palestina yang layak, seraya menambahkan: "Saat ini, kita tidak memiliki keduanya."

Pada Juli, perdana menteri mengatakan Inggris akan mengakui negara Palestina September ini, kecuali pemerintah Israel mengambil "langkah-langkah substantif."

Hal itu terjadi setelah meningkatnya tekanan pada pemerintah Inggris untuk mengumumkan pengakuan resmi tersebut.

Australia dan Kanada juga mengumumkan pengakuan resmi terhadap negara Palestina pada awal Minggu.

Sebelumnya, Prancis, Luksemburg, dan Malta mengumumkan rencana serupa untuk mengakui Palestina di Sidang Umum PBB.

Menjelang pengumuman tersebut, Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy mengatakan kepada BBC bahwa "sekaranglah saatnya untuk memperjuangkan solusi dua negara."

Sementara itu, pemerintah Israel menyebut langkah Inggris itu "tidak masuk akal," menjelang pengumuman Inggris.

Sumber: Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Inggris resmi akui negara Palestina



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026