Logo Header Antaranews Lampung

UNRWA desak akses kemanusiaan ke Gaza segera dibuka

Minggu, 20 Juli 2025 09:38 WIB
Image Print
Seorang staf Perhimpunan Bulan Sabit Merah Irak berjalan melewati konvoi truk yang mengangkut bantuan makanan dan medis yang akan dikirim ke Jalur Gaza, di Ramadi, Anbar, Irak (4/6/2024). Irak mengirim konvoi truk yang mengangkut bantuan makanan dan medis ke Jalur Gaza untuk membantu warga Palestina yang terkepung. ANTARA FOTO/Xinhua/Khalil Dawood/tom.
Buka gerbangnya, akhiri pengepungan, izinkan UNRWA melakukan tugasnya dan menolong mereka yang membutuhkan, termasuk di antaranya 1 juta anak-anak

Jenewa (ANTARA) - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina UNRWA mendesak supaya segera diizinkan masuk ke Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan mengingat cadangan bantuan yang dimiliki untuk wilayah kantong itu telah semakin menumpuk.

"UNRWA memiliki cukup makanan bagi seluruh populasi Gaza selama tiga bulan yang menumpuk di gudang penyimpanan -- termasuk di Al Arish, Mesir, ini, -- dan menunggu diizinkan masuk," menurut badan tersebut di media sosial X, Sabtu.

Meski sudah siap dengan pasokan dan sistem logistik yang dimiliki, UNRWA menyatakan bahwa akses masuk bagi badan tersebut masih diblokir.

"Buka gerbangnya, akhiri pengepungan, izinkan UNRWA melakukan tugasnya dan menolong mereka yang membutuhkan, termasuk di antaranya 1 juta anak-anak," demikian seruan langsung badan PBB tersebut dalam ujung pernyataannya.

Sudah hampir 59.000 warga Palestina di Gaza, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, tewas akibat agresi Zionis Israel.

Militer Zionis juga memblokade penuh akses bantuan kemanusiaan ke Gaza sejak 2 Maret lalu, sehingga memutus pasokan makanan, obat-obatan, dan bantuan lain bagi lebih dari 2 juta warga Palestina di wilayah kantong itu.

Israel baru mengizinkan sedikit sekali bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza pada akhir Mei, itupun setelah menghadapi tekanan besar dari komunitas internasional.

Namun demikian, Israel tidak memberi akses bantuan tersebut kepada UNRWA.

Rezim Zionis justru menguasakan operasional pusat penyaluran bantuan kepada Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang kontroversial. Ratusan warga Gaza telah tewas menyusul insiden-insiden yang terjadi di pusat bantuan organisasi tersebut.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: UNRWA desak Israel buka akses, persediaan bantuan untuk Gaza menumpuk



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026