Johan Bakayoko, pemain muda jadi senjata baru RB Leipzig

id Johan Bakayoko, RB Leipzig, PSV Eindhoven, Liga Jerman, transfer pemain

Johan Bakayoko, pemain muda jadi senjata baru RB Leipzig

Ilustrasi logo klub Liga Jerman, RB Leipzig. (ANTARA/Gilang Galiartha)

Saya siap bekerja keras, mengambil tanggung jawab, dan merayakan kesuksesan bersama tim dan para penggemar, ujar Bakayoko

Jakarta (ANTARA) - RB Leipzig resmi mengumumkan perekrutan penyerang muda berbakat asal Belgia, Johan Bakayoko dari klub juara Liga Belanda, PSV Eindhoven.

"Penyerang berusia 22 tahun itu datang dari juara Liga Belanda PSV Eindhoven dan meneken kontrak jangka panjang dengan Red Bull hingga 30 Juni 2030," demikian pernyataan RB Leipzig melalui situs mereka, Rabu.

Menurut sejumlah laporan, Bakayoko ditebus dengan total nilai transfer sebesar 22 juta euro (Rp416 miliar), termasuk bonus.

Pemain berusia 22 tahun ini telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dan dipastikan mengenakan nomor punggung 9 di RB Leipzig.

Bakayoko, yang dikenal karena kecepatan, kreativitas, dan kemampuan mencetak gol dari sisi sayap, tampil impresif bersama PSV pada musim 2024/25 dengan mencatatkan 12 gol dan tiga assist dalam 47 pertandingan.

Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat lini serang RB Leipzig, terutama setelah kepergian beberapa pemain kunci seperti Yussuf Poulsen ke Hamburg.

“RB Leipzig adalah klub yang menantang dan mengembangkan pemain muda. Saya siap bekerja keras, mengambil tanggung jawab, dan merayakan kesuksesan bersama tim dan para penggemar,” ujar Bakayoko dalam pernyataan resminya.

Transfer ini menandai perekrutan keempat RB Leipzig di bursa transfer musim panas ini, setelah sebelumnya mendatangkan Arthur Vermeeren, Ezechiel Banzuzi, dan Max Finkgrafe.

Dengan kehadiran Bakayoko dan Antonio Nusa di kedua sisi sayap, RB Leipzig kini memiliki duet penyerang muda yang menjanjikan untuk mengarungi musim baru di bawah asuhan pelatih baru, Ole Werner.

Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.