Logo Header Antaranews Lampung

Pemkot Bandarlampung perketat pengawasan hewan

Minggu, 14 Mei 2023 11:56 WIB
Image Print
Ilustrasi: Dinas Pertanian Kota Bandarlampung sedang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sapi ternak. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mulai memperketat pengawasan terhadap hewan ternak yang siap untuk dijadikan kurban pada Idul Adha 1444 Hijriah mendatang.

"Kami sudah mulai bergerak melakukan pengawasan terhadap hewan qurban yang sudah siap di peternak yang ada di kota ini," kata Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kota Bandarlampung M. Rifki, di Bandarlampung, Minggu.

Ia mengatakan bahwa saat ini Dinas Pertanian Kota Bandarlampung sedang gencar melakukan pemberian obat cacing, vaksinasi penyakit kuku dan mulut (PMK), serta vaksinasi Lumpy Skin Disease (LSD).

"Untuk saat ini kasus LSD belum ditemukan di kota ini, begitu pula dengan PMK, baik saat kami turun ke lapangan maupun laporan dari peternak," kata dia.

Selain itu, Rifki juga mengatakan, bahwa Dinas Pertanian bersama pihak terkait, terus melakukan pengawasan lalu lintas ternak yang masuk maupun keluar kota ini.

"Untuk tindakan karantina hewan masuk kami tidak ada itu, namun saat ini dilakukan pengawasan lalu lintas dan hewan yang masuk harus dilengkapi dengan surat keterangan sehat," kata dia.

Dia pun mengungkapkan bahwa kebutuhan hewan kurban di Bandarlampung sekitar 1.800 ekor sapi atau kerbau dan kambing sekitar 3.000 ekor.

"Kalau untuk memenuhi kebutuhan hewan qurban itu biasa Bandarlampung, ketersediaannya dipenuhi oleh kabupaten dan kota lainnya, dan itu pun mereka harus dilengkapi surat keterangan sehat," kata dia.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026