Polisi selidiki dugaan kasus bunuh diri WNA Amerika di Badung

id WN AS, Bali, diduga bunuh diri, tewas

Polisi selidiki dugaan kasus bunuh diri WNA Amerika di Badung

Petugas kepolisian Polsek Kuta Utara menunjuk lokasi korban tewas, Kuta Utara, Badung, Bali Kamis (10/02/2022). ANTARA/HO.

Badung (ANTARA) - Unit Reskrim Polsek Kuta Utara menyelidiki dugaan kasus bunuh diri yang dilakukan warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat berinisial JDB III di salah satu hotel wilayah Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
 
"Dugaan sementara yang bersangkutan bunuh diri, dari hasil pengecekan CCTV diketahui korban terjatuh dari lantai 6 salah satu hotel di wilayah Kuta Utara, Badung, Bali," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Made Purwantara saat dikonfirmasi di Badung, Bali, Kamis.

Ia mengatakan dari hasil penyelidikan sementara korban yang diketahui jatuh dari lantai 6 ini, ditemukan dalam kondisi mengeluarkan darah dari kepala akibat benturan di lantai.
 
"Korban diketahui menempati kamar 312 di lantai 3, dan posisi saat ditemukan dalam keadaan telungkup dan kepala dalam posisi miring ke kiri. Saat ini yang bersangkutan sudah dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar untuk penanganan lebih lanjut," katanya.
 
Kejadian diketahui terjadi pada hari Kamis, 10 Februari 2022 pukul 00.40 Wita di salah satu hotel Jalan Cendrawasih, Banjar Umasari, Petitenget, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
 
Made Purwantara menjelaskan dari keterangan saksi Samindrus Njurumana bahwa pada pukul 24.00 Wita dirinya bersama dengan rekan lainnya sedang melaksanakan tugas pengamanan sebagai satpam di hotel tersebut.
 
Pada saat melaksanakan tugas situasi dalam keadaan hujan, selang beberapa lama kemudian sekitar pukul 00.40 Wita, saksi Samindrus Njurumana mendengar suara seperti ada sesuatu yang terjatuh.
 
"Setelah dengar suara itu, lalu saksi ini memeriksa dimana asal suara terjatuh tersebut di sekitar dan ditemukan di area Vispon (Gazebo) hotel korban dalam posisi badan tertelungkup dengan kepala mengeluarkan darah," jelasnya.

Dikatakannya bahwa korban sempat penanganan dari tim medis namun nyawanya tidak dapat tertolong. Dari informasi tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Utara.