
Wali Kota Tangerang minta warga manfaatkan program bursa kerja

Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah meminta masyarakat untuk memanfaatkan program penanganan pengangguran, salah satunya bursa kerja, untuk mencari pekerjaan.
"Mudah-mudahan masyarakat bisa mengakses dan memanfaatkan program ini dan terus meningkatkan kompetensi keahlian agar pemberi kerja bisa merekrut sesuai yang dibutuhkan," kata dia saat meninjau bursa kerja di Kelurahan Gondrong Kecamatan Cipondoh, Senin.
Ia juga meminta lurah dan camat bekerja sama dengan RT/RW dalam menyosialisasikan kepada masyarakat jika ada yang butuh pekerjaan agar mereka datang ke kelurahan.
Dalam rangka pemulihan ekonomi, Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya membantu warga secara komprehensif.
"Mulai dari memberikan pelatihan 'skill' (keterampilan) dengan membuka Balai Latihan Kerja di 104 kelurahan, mendatangkan pemberi kerja seperti saat ini sampai dalam bentuk bantuan seperti Tangerang Bisa bagi wirausaha dan Tangerang Emas bantuan pinjaman modal dengan bunga nol persen," katanya.
Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen dalam memfasilitasi warga untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Semoga dengan komitmen pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat terlebih dengan adanya kegiatan 'Job Fair' (Bursa Kerja) ini bisa menjadi jalan keluar untuk mereka semua," katanya.
Pemerintah Kota Tangerang terus menjaring masyarakat yang belum memiliki pekerjaan untuk bisa bekerja dengan terus menggelar bursa kerja di tingkat kelurahan maupun tingkat kota dengan menyediakan 52.475 lowongan kerja dari 726 perusahaan di Kota Tangerang.
Untuk jumlah lamaran ada 7.458 orang dan jumlah yang diproses ada 327 berkas dan yang seleksi administrasi ada sembilan pencari kerja. Mereka yang hingga saat ini menjalani tahap psikotes ada 170 orang dan tahap wawancara 41 orang.
Uploader : Angga Pramana
Pewarta : Achmad Irfan
Editor:
Angga Pramana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
