
Dirut PNM: Selama pandemi nasabah program Mekaar bertambah 4,8 juta

Saya menilai program Mekaar oleh PNM ini sangat efektif sebagai akses pembiayaan modal kerja untuk mendirikan usaha, kata Deddy
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi mengungkapkan selama pandemi nasabah program Mekaar PNM mengalami pertambahan yang cukup besar, karena program ini mampu mengakselerasi dan memperluas pelaksanaan tugas sehingga dapat memberi kesempatan kepada masyarakat mengaktualisasikan kemampuan produktifnya.
"Kalau Desember 2019 lalu jumlah nasabah aktif PNM Mekaar baru 6,04 juta,maka Agustus sebagaimana disampaikan Bapak Presiden pada 26 Agustus 2021, sudah bertambah menjadi 10,8 juta nasabah. Jadi, di masa pandemi ini ada penambahan sebanyak 4,8 juta nasabah," katanya.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih mengapresiasi PNM melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), karena berandil dalam pelaksanaan penyaluran bantuan guna menstabilkan perekonomian masyarakat Indonesia.
"Program Mekaar ini sangat bagus sekali. Menurut laporan PNM, peningkatan jumlah pengusaha atau nasabah yang dibina oleh PNM ini sangat signifikan," katanya dalam rilis di Jakarta, Minggu.
Program Mekaar PNM merupakan bantuan pinjaman usaha secara bertahap tanpa agunan dengan bunga rendah yang menyasar para ibu rumah tangga (IRT) guna membantu perekonomian keluarga.
Menurut Gde, per Desember 2020, tercatat ada 7,8 juta nasabah dan kini meningkat menjadi 10,8 juta nasabah dengan NPL atau tingkat kredit macet rendah, sehingga hal ini akan menguntungkan pemerintah maupun masyarakat sebagai penerima.
Apalagi dampak pandemi COVID-19 juga turut menghantam sektor UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian dengan menghasilkan 60 persen PDB.
Dengan PNM Mekaar, lanjutnya, maka diharapkan tercipta penyaluran pembiayaan kredit mikro yang lebih terarah, mudah, dan mampu menjangkau banyak nasabah, sehingga mendukung UMKM mendapatkan pasar dan peluang pemasaran yang lebih luas dari sebelumnya.
Senada, anggota Komisi VI DPR Deddy Yefri Hanteru Sitorus turut mengapresiasi kenaikan jumlah nasabah Mekaar dari PNM yang cukup signifikan dan telah berjalan baik dalam membantu perekonomian masyarakat.
Untuk itu, ujar dia, PNM diharapkan memperkuat tenaga kerja di lapangan dalam mendampingi nasabah para pelaku usaha.
Sedangkan anggota Komisi VI DPR Muhammad Toha menilai PNM Mekaar memiliki peran strategis dalam memberdayakan masyarakat, sehingga diharapkan dapat menjaga keberlanjutan ekspansi dalam memberikan pinjaman kepada masyarakat.
"Saya menilai program Mekaar oleh PNM ini sangat efektif sebagai akses pembiayaan modal kerja untuk mendirikan usaha. Sekarang ini, banyak masyarakat di daerah yang berkoalisi atau bergabung dengan modal yang dimiliki untuk membentuk usaha dan difasilitasi oleh PNM ini, dan menyasar kaum ibu-ibu, saya pikir jelas mereka akan bisa berdaya," ujarnya.
Pewarta : M Razi Rahman
Editor:
Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
