
Polda Lampung tangkap 140 preman

Kami sangat berempati terhadap korban begal dan premanisme yang rata-rata masyarakat kecil, ujarnya
Bandarlampung (ANTARA) - Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Lampung meningkatkan pemantauan dan pemberantasan terhadap aksi premanisme di wilayah provinsi ini dengan menangkap 140 preman.
"Kami terus melakukan pemantauan dan pencegahan premanisme sesuai instruksi pimpinan Polri, meski tetap menerapkan asas praduga tak bersalah. Kami terus berupaya melakukan langkah-langkah preventif dan represif," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, di Bandarlampung, Selasa.
Pihaknya tidak hanya melakukan razia, tetapi juga memberikan tindakan tegas seperti menangkap para tersangka pelaku kejahatan.
Baca juga: Polda Lampung sita 183 pucuk senjata api rakitan
Ia menegaskan, upaya preventif dilakukan sebagai langkah pencegahan sebelum terjadi aksi premanisme, sedangkan represif adalah penindakan apabila telah terjadi dan memiliki unsur pidana.
Pandra menegaskan aksi premanisme menjadi prioritas penindakan, mengingat korban dari pelaku tersebut adalah kebanyakan masyarakat kecil.
Baca juga: Polda Lampung dan jajaran tangkap 270 begal
"Kami sangat berempati terhadap korban begal dan premanisme yang rata-rata masyarakat kecil," ujarnya.
Polda Lampung akan terus meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan sasaran penegakan hukum terhadap segala bentuk penyakit masyarakat terutama pemberantasan kejahatan premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, prostitusi, debt collector yang menggunakan jasa preman, dan kejahatan lainnya di wilayah hukum Polda Lampung.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
