BPBD utamakan kebutuhan pangan masyarakat

id Banjir Tanggamus,BPBD Tanggamus,Banjir

BPBD utamakan kebutuhan pangan masyarakat

Petugas Gabungan sedang membersihkan material yang memutuskan jalan di Tanggamus, Sabtu. (11/1/2020) (ANTARA/Dian Hadiyatna/ HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung mengatakan bahwa pihaknya saat ini mengutamakan kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak banjir.

"Selain pembersihan akses jalan, baik itu jalan nasional maupun perkampungan, kami juga mengutamakan kebutuhan makanan pokok masyarakat yang rumahnya masih terendam air," kata Kepala BPBD Tanggamus Edyan M Toha, saat dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu.

Ia mengatakan bahwa BPBD dan elemen terkait dari kemarin sudah mendirikan beberapa dapur umum di beberapa titik yang menyediakan sandang pangan bagi korban yang terdampak air bah.

"Hal ini sebagaimana arahan Bupati yang meminta kami untuk memperhatikan," kata dia.

Edyan mengatakan, pasokan kebutuhan sehari-hari masyarakat untuk saat ini masih mencukupi. Selain dari stok yang dipunyai pemkab setempat kebanyakan suplai makanan tersebut didapat dari bakti sosial kawan-kawan baik dari dalam maupun luar daerah.

Ia menyebutkan, warga saat ini sudah pada pulang ke rumahnya untuk membersihkan material lumpur dan genangan air yang dibawa oleh banjir.

"Sudah tidak ada lagi yang mengungsi, mereka sudah pulang untuk membersihkan kediamannya, tapi karena rumahnya masih banyak yang terendam air kami akan tetap menyediakan kebutuhan sehari-harinya," kata dia.

Sementara itu, Humas Basarnas Lampung Deni Kurniawan menyebutkan, sebanyak 688 rumah warga yang rusak akibat diterjang banjir pada Kamis malam tersebut.

"Tim kami saat ini sudah ditarik ke Pos dan data dari mereka baik itu rusak ringan, sedang dan berat ada sekitar 688 rumah," kata dia.

Pada Pekon Way Kerap terdapat 151 KK yang rusak oleh banjir, di Pekon Kaca Pura ada 90 KK,  Pekon Padawaras ada 46 KK, Pekon Sukaraja 169, Bangun Rejo 200 KK dan Pekon Sedayu 32 KK.
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar