Vanesha Prescilla bersedih, trilogi "Dilan" berakhir

id Milea,Dilan,Film dilan,Vanesha prescilla

Vanesha Prescilla bersedih, trilogi "Dilan" berakhir

Vanesha Prescilla saat peluncuran trailer dan poster film "Milea: Suara Dari Dilan" di Epicentrum XXI, Jakarta, Senin (9/12/2019) (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)

"Ada suasana sedih gitu. Kalau ingat ini jadi film yang terakhir dan kita nggak akan syuting bareng lagi, sedih sih," kata Vanesha saat peluncuran trailer dan poster film "Milea: Suara Dari Dilan" di Jakarta, Senin (9/12).
Jakarta (ANTARA) - Menjadi bagian terakhir dari trilogi "Dilan", Vanesha Prescilla mengaku sedih melihat trailer dari "Milea: Suara Dari Dilan", sebab dia harus berpisah dengan para aktor dan aktris yang mendukung film tersebut.

"Ada suasana sedih gitu. Kalau ingat ini jadi film yang terakhir dan kita nggak akan syuting bareng lagi, sedih sih," kata Vanesha saat peluncuran trailer dan poster film "Milea: Suara Dari Dilan" di Jakarta, Senin (9/12).
Baca juga: Habis Terjual Tiket Gala Premier "Dilan 1991"

Menurut pemeran Milea itu, seri "Milea: Suara Dari Dilan" akan lebih menyentuh dibanding dengan dua film sebelumnya. Sebab, ada kisah cinta antara Dilan dan Milea benar-benar harus berakhir.

"Aku sendiri sih senang campur sedih kayaknya vibenya tuh sedih aja gitu. Mungkin karena tahu ceritanya mereka enggak mungkin bersama. Jadi enggak enak hatiku ngelihatnya," jelas pemain film "Teman Tapi Menikah" itu.

Adik kandung dari Sissy Prisillia itu optimis jika "Milea: Suara Dari Dilan" disukai oleh para penggemar Dilan. Selain ceritanya yang lebih menarik, di sini para pemainnya juga berakting dengan total.

"Yakin banget 100 persen. Kalau dilihat dari antusiasnya dan dari yang nunggu, yakin banget dan kita harus optimistis. Dan karena ini sekuel terakhir, jadi aku dan teman-temanku mau totalitas banget untuk promonya. Karena, menurut aku, kita harus menutup semua sekuel ini dengan manis," ujar Vanesha.
Baca juga: Di film "PSP" ada adegan lucu "Dilan 1991"
 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar