Permintaan pasar luar negeri naik, harga minyak nilam tembus Rp600 ribu per kg

id minyak nilam,minyak nilam Aceh

Permintaan pasar luar negeri naik, harga minyak nilam tembus Rp600 ribu per kg

Warga mengambil minyak nilam hasil penyulingan di Desa Ujong Krueng, Tripa Makmur, Nagan Raya, Aceh, Jumat (3/8). . ANTARA FOTO/Syifa

Naiknya harga jual minyak nilam ini karena meningkatnya permintaan di pasar dalam negeri maupun di luar negeri
Meulaboh (ANTARA) - Harga jual minyak nilam hasil penyulingan tradisional di Provinsi Aceh sejak sepekan terakhir naik di angka Rp600 ribu per kilogram.
 
Sebelumnya pada akhir Oktober 2019, harga jual minyak tersebut bertahan di harga Rp570 ribu per kilogram.
 
"Naiknya harga jual minyak nilam ini karena meningkatnya permintaan di pasar dalam negeri maupun di luar negeri," kata agen pengepul nilam, Armansyah Putra di Meulaboh, Sabtu.
 
Menurutnya, permintaan minyak nilam dari Aceh mengalami peningkatan karena stok bahan baku di dalam negeri dan luar negeri mulai berkurang, sehingga kalangan pelaku usaha dan industri minyak wangi sudah mulai membeli minyak nilam dalam jumlah besar.
 
Sedangkan stok minyak di kalangan agen pengepul dan distributor, kini mengalami kekurangan.
 
Armansyah mengakui, sejak naiknya harga jual minyak nilam tersebut, banyak petani yang selama ini menyimpan minyak nilam hasil penyulingan sudah mulai menjual minyak untuk menambah pendapatan keluarga.
 
"Karena banyaknya warga yang menjual minyak nilam, paling sedikit kami bisa mengumpulkan minyak sekitar 500 liter dalam sepekan," kata Armansyah Putra menambahkan.
 
Ia mengakui, kandungan minyak tersebut banyak dibutuhkan oleh pelaku usaha sebagai salah satu bahan baku pembuatan minyak wangi (parfum), serta untuk kebutuhan obat tradisional dan aneka kegunaan lainnya.

 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar