Desta 'ngaku jadi produser karena tercebur

id Desta,Film pretty boys

Desta 'ngaku jadi produser karena tercebur

Pemeran dan Produser film "Pretty Boys" Deddy "Desta" Mahendra dalam kunjungannya ke kantor LKBN ANTARA, Jakarta, Rabu (4/9/19). (ANTARA News/Alviansyah)

"Enggak tertarik sebenarnya, ini karena kecebur aja, kemarin ada orang yang percaya banget sama gue untuk garap suatu film.
Jakarta (ANTARA) - Deddy Mahendra Desta atau yang dikenal dengan Desta mengaku semula tidak pernah tertarik menjadi seorang produser film.

Ia menyebut keterlibatannya sebagai produser untuk "Pretty Boys" lantaran "tercebur", yang membuatnya memutuskan untuk membuat rumah produksi sendiri bersama Vincent Rompies.

"Enggak tertarik sebenarnya, ini karena kecebur aja, kemarin ada orang yang percaya banget sama gue untuk garap suatu film. Pengin banget buat film sama Vincent dan kita belum pernah main film berdua. Akhirnya ya udah gimana caranya kita buat PH (rumah produksi) sendiri, jadinya ya kecebur aja," ujar Desta, di Jakarta, Senin.
Baca juga: Film Indonesia dan Korsel tayang di lima kota selama KIFF 2019

Menjadi produser adalah hal baru bagi mantan drumer band Club Eighties itu. Tidak hanya itu, ia juga menjadi aktor utama "Pretty Boys".

"Iya beberapa kali gue kayak aduh gue enggak bisa nih, kepala gue kayak mau pecah. Mulai dari soundtrack, semuanya. Ada Tompi, gue, Vincent, soal pengisi soundtrack aja bikin kepala gue pecah," katanya dalam acara syukuran film "Pretty Boys".
Baca juga: Tompi pun ketagihan jadi sutradara film

Soal rencana ke depan, Desta mengatakan akan tetap mengambil tema komedi untuk film selanjutnya.

"Yang pasti ke depannya ada beberapa proyek film lagi, cuma ya gue mungkin enggak sambil main lagi karena pecah fokusnya susah banget, ya kita lihatlah cuma ya gue enggak kapok," ujarnya.

"Pretty Boys enggak pure komedi karena dramanya kuat, yang penting gue buat komedi enggak full komedi tapi ada sesuatu di dalamnya," demikian Desta.


 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar